Berkat Patroli Cyber, Kembali Polisi Amankan Pemuda Saat Transaksi Obat Mercon di Magelang

BNews-MAGELANG – Tragedi di Kaliangkrik membuat jajaran kepolisian Polresta Magelang intens dalam patroli. Hasilnya, kembali mengamankan seorang pemuda yang sedang transaksi obat mercon atau petasan.

Penangkapan tersebut oleh jajaran Sat Samapta Polresta Magelang Rabu Sore (29/3/2023). Lokasinya sekitar SMP Purnama Dusun Meteseh, Desa Sidoagung, Kecamatan Tempuran.

Polresta Magelang tidak mau kecolongan dan menginginkan kejadian Kaliangkrik tidak terulang kembali. Sehingga personil gencar melaksanakan operasi. Bertepatan dengan adanya Ops kewilayahan “Bina Kusuma Candi 2023” salah satunya Ops Pekat (Penyakit Masyarakat).

Kegiatan operasi dengan sandi “Ops Bina Kusuma Candi 2023” kali ini; di awali oleh Satuan Samapta Polresta Magelang dengan intensif melaksanakan giat razia.

Yakni razia dengan berbagai cara termasuk melalui media sosial. Dan ternyata hal tersebut bisa membuahkan hasil.

Mereka melakukan penangkapan seorang warga Borobudur berinisial BF, 19. Ia merupaka warga asal Borobudur Magelang.

Dalam “Ops Bina Kusuma Candi 2023” Kasat Samapta Polresta Magelang AKP Soedjarwanto S.Sos.M.M. selaku Kasatgas 2 Preventif memimpin langsung kegiatan tersebut.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Dimana Ia yang sebelumnya telah mendapatkan Info dari masyarakat banyak transaksi jual beli petasan secara online.

“Saat kami melaksanakan patroli ditemukan orang perilaku mencurigakan; selanjutnya dilakukan penggeledahan di dalam jok sepeda motor ditemukan obat petasan sebanyak 4,4 Kg bubuk mesiu. Selanjutnya kita bawa ke Mapolresta untuk dilakukan penyelidikan lanjutan,” terang AKP Soedjarwanto.

Kapolresta Magelang KBP Ruruh Wicaksono S.I.K.,S.H.,M.H, menjelaskan,; Kegiatan operasi pekat atau penyakit masyarakat yang dilaksanakan pada bulan suci Ramadhan.

“Kegiatan itu bertujuan untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif,” ungkapnya.

“Mengingat kelihaian para pelaku dalam melakukan aksi jual beli bahan berbahaya; yakni obat petasan dengan bertransaksi melalui media sosial, maka patroli Cyber juga dilakukan sehingga dapat membuahkan hasil,” imbuhnya.

Kapolresta sangat mengapresiasi kinerja dari Satuan Samapta Polresta Magelang. Yakni yang telah berhasil melakukan pengungkapan aksi penjualan obat petasan yang berbahaya ini.

“Saya sangat bangga atas keberhasilan Satuan Samapta dengan pengungkapan jual beli obat petasan yang berbahaya ini dari media sosial, silahkan dalami dan lakukan koordinasi dengan Satuan Reskrim untuk pendalaman,” jelas KBP Ruruh.

“Operasi Pekat ini dilaksanakan dalam rangka untuk memberantas penyakit masyarakat seperti penjualan minuman keras, petasan dan perjudian serta prostitusi hingga premanisme juga kejahatan jalanan di wilayah hukum Polresta Magelang, berharap dapat menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai dan kondusif sehingga warga masyarakat khususnya umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang serta damai,” pungkasnya. (bsn)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!