BGN Gelar Bimtek Penjamah Pangan Serentak di 12 Daerah, 1.000 Peserta Padati Hotel Atria Magelang
- calendar_month Jum, 17 Okt 2025

BGN Gelar Bimtek Penjamah Pangan Serentak Diikuti 10.000 Peserta SPPG Tingkatkan Kompetensi Keamanan Pangan Nasional
BNEWS—MAGELANG— Direktorat Penyedia dan Penyaluran Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN) sukses melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penjamah Pangan pada 11–12 Oktober 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Atria, Kota Magelang, Jawa Tengah, dan diikuti oleh 1.000 peserta.
Bimtek ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang digelar Direktorat Penyedia dan Penyaluran Wilayah II BGN secara serentak di 12 kabupaten dan kota pada tanggal yang sama.
“Kegiatan ini menjadi langkah strategis BGN dalam memperkuat kompetensi tenaga pelaksana gizi di daerah, serta memastikan seluruh proses penjamahan dan penyediaan pangan berjalan aman, higienis, dan sesuai standar nasional,” jelas Direktur Penyedia dan Penyaluran Wilayah II BGN, Dr. Nurjaeni, Ph.D., dalam siaran pers, Jumat (18/10/2025).
Secara keseluruhan, Bimtek diikuti oleh 10.000 peserta, terdiri dari kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), ahli gizi, akuntan, dan relawan SPPG dari berbagai wilayah. Mereka merupakan garda terdepan dalam pelaksanaan program pemenuhan gizi masyarakat, mulai dari dapur pelayanan hingga distribusi pangan di lapangan.
“Keamanan pangan dimulai dari tangan-tangan penjamah pangan yang kompeten. Melalui kegiatan ini, BGN memastikan seluruh unsur pelaksana SPPG memahami prinsip higienitas, sanitasi, serta pengendalian risiko pangan di setiap tahap pelayanan,” ujar Dr. Nurjaeni, Ph.D.
Kegiatan ini dilaksanakan di bawah koordinasi Wilayah II BGN, meliputi Kabupaten Bandung Barat, Garut, Banyumas, Purworejo, Bojonegoro, Ngawi, Pandeglang; Serang, Kulon Progo, Sleman, Kota Jakarta Timur, dan Kota Jakarta Utara.
Setiap kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) setempat yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas profesi dalam menjaga mutu dan keamanan pangan.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
Pelaksanaan dilakukan secara tatap muka langsung di lokasi dengan pendampingan teknis serta pemantauan virtual oleh tim pusat BGN.
Materi yang diberikan mencakup prinsip dasar keamanan pangan dan higienitas dapur, prosedur sanitasi penjamah makanan dan lingkungan kerja, pencegahan kontaminasi silang serta risiko mikrobiologi, penanganan bahan pangan dan distribusi aman, serta pemanfaatan Learning Management System (LMS) Penjamah Pangan sebagai media pembelajaran berkelanjutan.
Melalui kombinasi teori dan praktik, peserta dilatih untuk mengidentifikasi risiko, melakukan tindakan pencegahan; serta menerapkan prosedur standar keamanan pangan di unit kerja masing-masing.
Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta mendapatkan sertifikat kompetensi penjamah pangan; yang diterbitkan oleh BGN sebagai pengakuan resmi atas kemampuan mereka menjaga mutu dan keamanan pangan di lapangan.
Pelaksanaan Bimtek ini menjadi bentuk nyata komitmen BGN dalam memperkuat sistem keamanan pangan dari tingkat lokal hingga nasional. Program tersebut diharapkan mampu menciptakan budaya kerja higienis dan aman serta menurunkan risiko Kejadian Luar Biasa (KLB); keracunan pangan di masyarakat.
“Dengan tersertifikasinya 10.000 penjamah pangan dari unsur SPPG di 12 kabupaten/kota, kita memperkuat sistem pelayanan gizi; yang tidak hanya bergizi, tetapi juga aman dan terpercaya bagi masyarakat,” tegas Dr. Nurjaeni. (*/al)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar