BIADAB! Kakek Ini Tega Perkosa Cucunya 9 Kali di Kebun Belakang Rumah

BNews—NASIONAL— Seorang pria lansia, Santriman, 66, di Banyuasin, Sumatera Selatan, ditangkap polisi karena memperkosa cucunya yang berusia 15 tahun. Perbuatan bejat itu diduga dilakukan pelaku hingga membuat sang cucu hamil dua bulan.

”Iya benar ada seorang pria lansia yang diamankan,” kata Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi, Rabu (6/10).

Kasat Reskrim Banyuasin, AKP Ikang Ade, menjelaskan aksi bejat terakhir pelaku, Minggu (3/10), sekira pukul 24.00WIB. Saat itu, korban mengantarkan makan malam di kebun karet yang berada 100 meter di belakang rumah pelaku di Muara Padang, Banyuasin.

”Aksi terakhir pelaku terjadi pada Minggu kemarin sebanyak dua kali di kebun karet belakang rumah pelaku. Akibat kejadian-kejadian sebelumnya, saat ini korban tengah hamil anak pelaku usia kandungan dua bulan,” kata Ikang.

Polisi kini juga mendalami soal informasi bahwa Ibu korban yang sudah meninggal juga pernah diperkosa oleh pelaku. Polisi memastikan Ibu korban merupakan anak kandung pelaku.

”Iya informasinya seperti itu, tapi masih kita dalami soalnya Ibu korban ini meninggal dunia, jadi Ibu korban ini merupakan anak kandung pelaku,” jelasnya.

Ikang pun mengungkapkan, selain korban, ada anak kandung pelaku yang kondisinya disabilitas pernah diperkosa pelaku. ”Pelaku ini punya anak, anaknya itu ada kekurangan, sama dia di perkosa juga,” ujarnya.

Karena sudah sering melakukan aksi bejat tersebut, Ikang, menyebut pelaku mengaku lupa sudah berapa kali melakukan perbuatan tersebut terhadap korban. ”Informasinya sudah sembilan kali korban (cucu) itu diperkosa, selebihnya dia mengaku lupa,” ungkapnya.

Peristiwa itu terjadi di kediaman korban di kawasan Muara Padang, Banyuasin, Sumsel. Dari informasi tersebut, polisi menangkap pelaku tanpa perlawanan dan sampai saat ini masih diperiksa. ”Iya, ditangkap tanpa perlawanan. Sampai saat ini masih kita periksa. Semua dugaan itu masih kita dalami,” tegasnya. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: