Bikin Malu Keluarga, Kakek Cangkul Cucu Hingga Tewas

BNews—JATENG— Seorang kakek di Jawa Tengah tega menghabisi nyawa cucunya sendiri. Peristiwa berdarah ini diduga karena masalah keluarga.

Tersangka yang tak lain kakek dari korban bernama Suwardi, 68. Sementara sang cucu Suwardi yang tewas di tangannya adalah Hendy Alfaras, 17.

Peristiwa ini terjadi di rumah mereka. Tepatnya di Dukuh Sambirejo, RT2 RW3 Desa Tuban, Kecamatan Gondangrejo, Karanganyar, Senin pagi (12/4).

Kapolsek Gondangrejo AKP Riyanto membenarkan duel yang melibatkan cucu dan kakek tersebut. ”Jadi betul sekali terjadi penganiayaan berat yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Riyanto.

Dijelaskan, pelaku yang merupakan kakek korban tak melakukan perlawanan saat diamankan ke kantor polisi. Ia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya itu. Meski ia berkilah itu untuk melindungi anaknya dari amukan sang cucu.

Mengenai penyebab korban dan pelaku bersitegang, Riyanto mengatakan tak tahu penyebab pasti. Hanya saja di keluarga itu diliputi cekcok. Bahkan sehari sebelum kejadian, keduanya bertengkar hebat.

Berdasarkan keterangan para tetangga, korban yang merupakan pelajar putus sekolah. Dimana korban kerap berbuat ulah yang membuat keluarganya jengkel.

”Kabarnya, korban sering buat masalah. Dia pernah disekolahkan di SMK swasta. Saking nakalnya, ia dikeluarkan. Masalah di keluarga juga tidak sampai seperti ini tadi. Biasanya diselesaikan secara kekeluargaan,” terangnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Percekcokan di hari sebelumnya, ternyata tak selesai di situ saja. Pada Senin siang, Hendy sambil menenteng sepotong kayu jati ukir ukuran 45 sentimeter.

Sang cucu langsung memukulkan berulangkali benda tumpul itu ke kepala si kakek saat sedang rebahan di kasur. Seperti gelap mata, ia seakan memuaskan hasrat membalas dendam.

Hendy yang seperti kerasukan, beranjak ke kamar ibundanya. Ia berniat menyerang wanita yang melahirkannya itu dengan cara yang sama.

Namun sebelum sampai, sang kakek menghentikannya. Ia juga membawa sebilah cangkul.

Ujung benda tajam yang biasanya dipakai berkebun itu dipukulkan ke kepala cucunya. Kepala Hendy yang mengalami luka terbuka di dahi dan wajah, mengucurkan darah segar.

Setelah itu, korban dilarikan ke RSUD Ngipang, Solo, oleh warga sekitar dan personel Polsek Gondangrejo. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pukul 08.55WIB oleh tim medis IGD RSUD Ngipang.

Menurut Anton, lantaran kasus penganiayaan berat sampai membuat seseorang meninggal dunia melibatkan anak di bawah umur. Selanjutnya diserahkan ke unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polres Karanganyar. Dikatakan Kapolsek, sejumlah saksi, terutama pihak keluarga, telah dimintai keterangan. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: