IKLAN PARTAI HUT DEMOKRAT

Wow…Total Area Merbabu yang Terbakar Capai 260 Hektar

BNews—MUNGKIDPerkembangan kebakaran hutan gunung merbabu sore ini menyisakan dua titik api (14/9). Untuk luas area yang terbakar diperkiran 260 hektar.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto mengatakan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak TNGMb. “Masih ada dua titik api di hutan merbabu hingga laporan sore tadi pukul 16.00 wib. Untuk lokasi titik api berada di wilayah Resort Selo dan Resort Ampel Boyolali serta Resort Wonolelo Sawangan Magelang,” katanya.

Untuk kegiatan pemadaman kebakaran di Hutan Merbabu hari ini (14/9) dibagi di lima wilayah atau resort. “Lima posko diadakan untuk atasi kejadian dengan berkerja sama dengan BPBD Boyolali dan Semarang serta beberapa komunitas relawan. Pembagian tersebut yakni di Posko Resort Kopeng, Ampel, Selo, Wonolelo, dan Pakis,” imbuhnya.

Dijelaskan setiap kegiatan di posko resort kopeng yakni diterjunkan 64 personil dari unsur MPA, relawan, kelompok pecinta alam. Mereka bergerak pukul 08.20 wib dengan sasaran Tuk Klanting dan Pemancar. Sebagian relawan melakukan pemantauan di Blok Gedong dan Macanan.

Hingga pukul 13.30 wib, tim baru memperoleh informasi adanya asap di atas Cunthel. Tim resort bersama masyarakat dan relawan menuju ke Cunthel untuk melakukan pengecekan lapangan.

Loading...

“Hasil dari pengecekan saat itu di Tuk Klanting dan Pemancar tidak ditemukan titik api. Sedangkan asap di Cuntel berada di luar Kawasan (pangonan yang diawasi oleh pemilik lahan), Petugas melakukan sosialisasi dan menekankan warga terkait kebakaran hutan,” paparnya.

Sedangkan untuk posko resort Ampel diterjunkan 329 personil terdiri dari Komandan Kodim beserta anggota, polsek Ampel, relawan, Banser, Tagana dan masyarakat. Tim bergerak mulai pukul 4.30 wib menuju ke lokasi yang berbeda yaitu ke arah Gumuk Kethu, Pos 2, Curi Malang dan Tuk Sipendok.

“Disana mereka lakukan pembuatan Sekat Bakar dan Pemadaman Kebakaran,” jelasnya.

BACA JUGA : ASAL USUL NAMA MAGELANG

Untuk Posko Resort Selo diterjunkan 246 orang dari unsur MPA, DisLHK Jateng, Kelompok Pecinta Alam (Barameru, KPA Rajawali), Volunteer Merbabu, Relawan Klarisan Tanduk, Banser, TSD, SPM , masyarakat. Untuk tim naik menuju Blok Pandeyan dan Nglorok.

“Sampai dengan pukul 16.00 tim masih berada di lokasi kebakaran belum ada informasi terbaru,” ungkapnya.

Dan untuk wilayah Magelang mulai dari Posko Resort Wonolelo Kepala Resort Wonolelo beserta LPBDes, MPA Suwanting, Koramil, Relawan Cikarang. Mereka melakukan mop up di sekitar Jalur Pendakian Suwanting hingga pos 3.

Pokdarwis Grenden sejumlah lima orang menuju atas Dusun Grenden untuk melakukan pemantauan dan pengendalian. “Di lokasi ini sangat sulit karena dikelilingi jurang sangat terjal, api menuju bawah/jurang terdapat satu titik api di Kendi Kencono berhasil dipadamkan,” papar Edi.

“Di Posko Wonolelo ini dilakukan kegiatan pemantauan dan mop up oleh petugas Taman Nasional, MPA, MMP, BPBD,TNI,Polri dan masyarakat setempat untuk memastikan bahwa api telah benar-benar padam,” tegasnya.

Terakhir di Posko Resort Pakis dimana bersama masyarakat dan pihak terkait melakukan pantauan dari Dusun Kecitran dan Banyusidi pukul 16:00 wib tidak terlihat titik api. Personil yang terlibat dalam kegiatan pemadaman kebakaran hutan TN. Gunung Merbabu pada tanggal 14 September 2019 sebanyak 662 orang.

“Informasi tersebut dirangkum oleh petugas yang berasal dari lima posko tersebut. Dan hingga mala mini masih kita lakukan koordinasi dengan pihak TNGMb untuk lakukan pemantauan,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: