Bocah 9 Tahun Ketahuan Curi, Dihajar Ayah Sendiri? Polisi: Sudah Kami Amankan
- calendar_month Jum, 25 Jul 2025

Ilustrasi Bocah 9 Tahun Ketahuan Curi lalu Dihajar Ayah Sendiri
BNews–NASIONAL– Seorang anak laki-laki berusia 9 tahun diduga menjadi korban penganiayaan oleh ayah kandungnya. Hal itu terjadi setelah video dirinya viral di media sosial saat kedapatan mencuri di dalam sebuah mobil yang terparkir.
Kasus ini kini telah dilaporkan ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief N Yusuf, membenarkan adanya laporan tersebut.
Menurutnya, laporan penganiayaan itu diterima pada 23 Juli 2025, dengan dugaan pelaku adalah ayah kandung dari anak tersebut yang berinisial A.
“Betul, ada laporan itu, diduga orang tua kesal karena anaknya ini viral kedapatan mencuri di dalam mobil,” ujar Kompol Arief dikutip Kumparan, Jumat (25/7/2025).
Anak tersebut sebelumnya menjadi perbincangan publik setelah video dirinya tersebar luas di media sosial.
Dalam video tersebut, tampak bocah laki-laki itu membawa ukulele yang biasa digunakan untuk mengamen, lalu kepergok mencuri uang dari dalam mobil yang tidak terkunci.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA (KLIK DISINI)
Aksi tersebut terekam kamera dan memperlihatkan ekspresi kaget sang anak saat ketahuan, kemudian diminta untuk mengembalikan uang yang telah diambilnya.
Setelah video itu beredar luas, ayah dari anak tersebut diduga marah dan melakukan tindakan kekerasan terhadap anaknya.
Akibat tindakan itu, sang ayah akhirnya dilaporkan ke Polsek Cikupa oleh pihak yang peduli terhadap kondisi anak tersebut.
“Sampai saat ini, kami masih mengumpulkan bukti-bukti atas kasus tersebut, namun orang tuanya sudah kita amankan,” ungkap Arief.
Polresta Tangerang memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur dan perlindungan terhadap anak korban tetap menjadi prioritas utama. Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut perlakuan terhadap anak yang seharusnya mendapatkan pembinaan, bukan kekerasan, apalagi dari orang tuanya sendiri. (*)
About The Author
- Penulis: Pemela





Saat ini belum ada komentar