Cara Mengatasi Badan Lemas di Tengah Padatnya Aktivitas
- calendar_month Sen, 13 Apr 2026

ilustrasi seseorang merasa lelah (Foto oleh Alex Green dari pexels.com)
BNews–KESEHATAN– Badan lemas atau kelelahan adalah kondisi ketika seseorang merasa sangat kurang energi dan letih. Kondisi ini bisa membuat sulit berkonsentrasi atau melakukan kegiatan rutin.
Badan lemas kerap menjadi keluhan banyak orang, terutama di tengah aktivitas yang padat. Gejala utama badan lemas adalah rasa tidak bertenaga yang berkelanjutan.
Penyebab badan lemas sangat bervariasi, mulai dari kebiasaan sehari-hari hingga kondisi medis tertentu. Berikut ini beberapa penyebab badan lemas:
Kurang Istirahat
Waktu tidur yang tidak cukup atau berkualitas buruk menjadi penyebab umum. Durasi tidur yang direkomendasikan adalah 7-8 jam per malam.
Dehidrasi
Kekurangan cairan dalam tubuh dapat mengurangi volume darah dan menyebabkan badan lemas. Tubuh memerlukan asupan cairan yang cukup untuk berfungsi optimal.
Kurang Nutrisi
Kekurangan vitamin dan mineral penting seperti zat besi, vitamin B12, dan vitamin D dapat memicu kelelahan. Nutrisi ini berperan vital dalam produksi energi.
Stres
Tekanan mental dan emosional yang tinggi dapat menguras energi tubuh. Stres kronis seringkali bermanifestasi dalam bentuk kelelahan fisik.
Aktivitas Fisik
Terlalu sedikit bergerak atau justru berolahraga berlebihan bisa membuat tubuh lemas. Keseimbangan aktivitas fisik sangat penting untuk menjaga energi.
Kondisi Medis
Beberapa penyakit seperti anemia, infeksi, gangguan hormon (misalnya tiroid), diabetes, hingga masalah psikis seperti depresi, dapat menyebabkan badan lemas yang parah.
Setiap penyebab memerlukan pendekatan penanganan yang berbeda untuk mengembalikan vitalitas tubuh.
Penanganan badan lemas dapat meliputi perubahan gaya hidup, asupan nutrisi, hingga penggunaan suplemen. Berikut ini beberapa langkah awal dan paling mendasar untuk mengatasi badan lemas:
Hidrasi yang Cukup
Memastikan tubuh terhidrasi dengan baik sangat krusial. Kekurangan cairan dapat menyebabkan penurunan energi yang signifikan.
• Minumlah air putih minimal delapan gelas setiap hari.
• Konsumsi air kelapa dapat membantu mengembalikan elektrolit yang hilang, terutama setelah aktivitas fisik.
Cairan membantu mengedarkan nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh, menjaga fungsi organ tetap optimal.
Nutrisi Seimbang
Pola makan yang sehat dan seimbang menyediakan energi dan nutrisi penting bagi tubuh. Hindari makanan olahan yang tinggi gula dan lemak.
• Konsumsi makanan kaya vitamin dan mineral, seperti buah-buahan, sayuran hijau, biji-bijian, dan protein tanpa lemak.
• Batasi asupan gula berlebih dan makanan cepat saji yang dapat menyebabkan fluktuasi energi.
Asupan gizi yang tepat mendukung metabolisme energi dan kesehatan sel tubuh.
Istirahat yang Berkualitas
Tidur yang cukup dan berkualitas sangat penting untuk pemulihan fisik dan mental. Kurang tidur adalah penyebab umum kelelahan.
• Usahakan tidur 7-8 jam setiap malam secara teratur.
• Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman dan hindari paparan gadget sebelum tidur.
Istirahat yang memadai memungkinkan tubuh memperbaiki diri dan mengisi ulang energi.
Aktivitas Fisik Teratur
Meskipun terasa lemas, aktivitas fisik ringan secara teratur dapat membantu meningkatkan energi. Jangan berlebihan agar tidak memperparah kelelahan.
• Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, yoga, atau peregangan selama 30 menit beberapa kali seminggu.
• Olahraga dapat meningkatkan sirkulasi darah dan produksi endorfin, yang memperbaiki suasana hati dan energi.
Penting untuk mendengarkan tubuh dan tidak memaksakan diri jika merasa sangat lelah.
Kelola Stres dengan Baik
Stres kronis dapat memicu kelelahan yang signifikan. Mengelola stres adalah kunci untuk menjaga tingkat energi.
• Lakukan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau mendengarkan musik.
• Luangkan waktu untuk hobi atau aktivitas yang disukai untuk meredakan ketegangan.
Penanganan stres yang efektif dapat mengurangi beban pada tubuh dan pikiran.
Meskipun kondisi seringkali dapat diatasi dengan perubahan gaya hidup, ada beberapa situasi di mana konsultasi medis sangat diperlukan. Jangan tunda untuk mencari bantuan profesional jika mengalami kondisi berikut:
• Lemas disertai pusing hebat yang mengganggu aktivitas.
• Kelelahan ekstrem yang berlangsung berbulan-bulan tanpa sebab jelas.
• Mengalami mati rasa atau kesemutan di bagian tubuh.
• Sulit bicara atau sulit menelan.
• Kesulitan bernapas atau napas terasa berat.
• Badan lemas tidak membaik setelah istirahat cukup atau penerapan gaya hidup sehat.
• Lemas disertai demam tinggi, nyeri dada, atau penurunan berat badan yang tidak disengaja.
Dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk mencari tahu penyebab pasti dari badan lemas. Diagnosis yang tepat akan membuka jalan untuk penanganan yang sesuai, yang mungkin melibatkan obat-obatan, terapi, atau rujukan ke spesialis lain. (*)
Sumber: Halodoc
About The Author
- Penulis: BNews 7




Saat ini belum ada komentar