Selalu Hati-Hati, Jalan Alternatif Magelang-Salatiga Sering Terjadi Kecelakaan

BNews–MAGELANG–  Jalur alternatif Magelang-Salatiga, di daerah Slumut, Plalar, Pakis, Kabupaten Semarang rawan kecelakaan. Dari sejumlah kejadian kecelakaan, sebagian besar disebabkan oleh gagal fungsi rem.

Atas kondisi tersebut, masyarakat meminta pemerintah untuk membangun jalur penyelamat di titik rawan tersebut.

Menurut mereka, pembangunan jalur penyelmat mendesak dibangun untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan yang memakan korban jiwa.

“Di turunan Slumut sering terjadi kecelakaan akibat rem blong. Tadi pagi terjadi lagi, truk rem blong dan akhirnya terguling di lahan warga. Beruntung sopirnya selamat,” kata Jumiarto (46) warga Plalar, Pakis, Kabupaten Magelang, Kamis (27/1/2022).

Dia mengatakan, medan jalan jalur Magelang – Salatiga memang banyak terdapat tikungan tajam, tanjakan dan turunan yang rawan kecelakaan. Pengendara kendaraan bermotor harus ekstra hati-hati saat melintasi jalaur tersebut.

Dia berharap, ada perhatian ekstra dari pemerintah pada jalur tersebut. Artinya, daerah rawan kecelakaan harus diberi sarana prasarana pendukung untuk mengantisipasi kecelakaan.

“Seperti di daerah Slumut, semestinya ada jalur penyelamat dan rambu-rambu lalulintas yang menjelaskan kondisi jalan,” ujarnya.

Warga lain, Darmono (40) menuturkan, selain pembangunan jalur penyelamat, sepanjang daerah rawan perlu ditambah rambu-rambu lalulintas dan lampu penerangan jalan. Sebab pada saat malam hari, kondisi jalan gelap sehingga rawan terjadi kecelakaan.

“Kami juga berharap agar polisi sering melakukan patroli dan memberikan sosialisasi kepada para pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi jalan tersebut dan mematuhi peraturan lalulintas guna mengantisipasi kecelakaan,” ujarnya. (*/okezone)

About The Author

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!