Catat…Ini Hasil Pertemuan DPRD dan Pemkab Soal Penanganan Pasar Blabak

BNews—MUNGKID— DPRD Kabupaten Magelang melalui Komisi II melakukan rapat terbatas dengan Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, siang tadi (30/10). Mereka membahas secara khusus penanganan kebakaran di Pasar Blabak.

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi II Grengseng Pamudji itu menelurkan sejumlah kesepakatan. Diantarnaya, pembangunan pasar sementara akan dilaksanakan pada 20 November 2019. Setelah sebelumnya dilakukan pengosongan pada 10-15 November.

Advertisements


“Saya minta supaya tidak telat tidak molor-molor,” kata Grengseng.


Kemudian, pembangunan Pasar Sementara akan memanfaatkan bekas bangunan Pasar penampungan Muntilan. Sehingga, tidak terlalu membenani APBD Pemkab Magelang. “Kita bisa melakukan efisiensi angaran Rp 1,3 Miliar. Karena bekas Pasar Muntilan dengan konstruksi baja knokc down masih layak utk dipakai kembali,” kata dia.

Kemudian, Pasar Penampungan akan diletakkan di kawasan Pasar Lama. Seperti keinginan mayoritas pedagang.

“Kemudian, dari pedagang yg terkena dampak  kebakaran langsung sejumlah 91 org dan pedagang yg terkena imbas sejumlah 70 org telah diajukan utk diberikan bantuan sosial dan saat ini masih dalam proses penyelesaian administrasi,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Asfuri Muhsis menambahkan pedagang yg terkena dampak langsung dan tidak langsung tidak retribusi sampai penataan pedagang selesai. “Kami akan segera melakukan percepatan pembangunan pasar (permanen) Blabak dgn menyampaikan laporan dan nota dinas ke Bupati terkait pembangunan pasar blabak,” kata dia.

Pembangunan pasar Blabak secara permanen akan dilaksanakan pada tahun 2021. (wan/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: