Cerita Bocah Asal Kaliangkrik Magelang Raih Hadiah Utama Mobil Bank Bapas 69

BNews–MERTOYUDAN– Siapa sangka seorang anak belum genap lima tahun ini mendapat hadiah utama berupa mobil Daihatzu Ayla seharga Rp 100 juta lebih. Ia memenangkannya dari undian  Tabungan Utama dan Simpanan Pelajar (Simpel) Bank Bapas 69 Magelang 16 Juni 2020 lalu.

Namanya Givon Ghaalib Abiwara, dimana usianya pada bulan Juni 2020 ini lima tahun kurang dua bulan. Ia merupakan anak dari pasangan Arif Adi Susilo, 49 dan Fitria Frida Astuti, 27.

Menurut keterangan identitas penduduk, mereka beralamatkan di Dusun Jumbleng Desa Tamangung Kecamatan Muntilan. Namun saat ini mereka berdomisili di Sawahan Desa Banjarejo Kecamatan Kaliangkrik.

“Kalau Givon saat ini masih PAUD. Ia sekolah di PAUD Anida Selomoyo Kaliangkrik,” ungkap ibunya Givon, Fitria Frida Astuti.

Fitria dan sang suami yang sehari-hari berkerja menjual pakaian di sebuah kios di dalam Pasar Salaman ini tidak menyangka anaknya mendapat hadiah mobil ini.

“Saya tahu dari media sosial saat live streaming pengundian. Saat itu saya belum percaya, terus setelah itu muncul pengumuman di media sosial juga nama anaknya muncul,” ujarnya.

“Untuk menyakinkan lagi saya hubungi saudara saya yang bekerja di Bank Bapas Ngablak, ternyata benar Givon dapat hadiah mobil,” ungkapnya.

Loading...
Givon Ghaalib Abiwara anak Paud yang mendapat mobil dari undian Bank Bapas 69 Magelang (23/6/2020)-(Foto: bsn)
Givon Ghaalib Abiwara anak Paud yang mendapat mobil dari undian Bank Bapas 69 Magelang (23/6/2020)-(Foto: bsn)

Givon merupakan nasabah Bank Bapas Cabang Kecamatan Ngablak Magelang. Saat ditanya kenapa bisa menjadi nasabah disana, Fitria mengatakan karena saudaranya.

DOWNLOAD MUSIK MUSIK KEREN (KLIK DISINI GRATIS)

“Saudara saya ada yang kerja di Bapas Ngablak itu, dan anak saya Givon dibuatkan tabungan jenis Simpanan Pelajar di Bank Bapas Ngablak,” ujarnya.

“Saldo tabungannya juga sekarang cuman ada Rp 600 ribu,” ucap Fitri.

Ditanya memiliki firasat atau mimpi apa di malam sebelumnya, Fitria bercerita sedikit mengalami mimpi buruk. “Malam sebelum undian saya itu mimpi membawa keranjang jatuh ke sungai besar dan hanyut. Namun saya berusaha minggir, dan beruntung bisa mencapai tepian lalu naik ke bibir sungai dengan keranjang saya,” ceritanya.

Mobil ini rencana akan dipergunakan untuk keseharian mereka. “Rencana tidak akan saya jual lagi mobil ini. Ini rejekinya Givon, akan kami gunakan untuk sehari-hari,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: