Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Clurit Milik Tersangka Kasus Pembunuhan Di Grabag Magelang Masih Belum Diketemukan

Clurit Milik Tersangka Kasus Pembunuhan Di Grabag Magelang Masih Belum Diketemukan

  • calendar_month Rab, 10 Agu 2022

BNews–MAGELANG– Soal kasus pembunuhan anak di Grabag Magelang beberapa waktu lalu masih ada sebuah misteri. Senjata tajam berupa clurit yang digunakan oleh tersangka belum diketemukan.

Kapolres Magelang AKBP Sajarod Zakun saat ditanya soal apakah ada tersangka lain masih menjawab informasi sementara dari tersangka.

“Masih proses penyelidikan dan tersangka sudah ditahan. Dan pertanyaan tersebut juga menjadi uneg-uneg oleh warga Baleagung, namun sejauh ini dari pengakuan tersangka dirinya melakukannya sendiri. Namun demikian kita tidak berhenti pada keterangan tersebut,” katanya.

Jadi, lanjutnya nantinya pihaknya bersama-sama masyarakat dalam hal ini diwakili Kepala Desa mengawal perkaran ini. “Jika ada informasi dari warga yang benar melihat, menyaksikan maka akan dijadikan saksi jika ada yang terlibat pelaku lain nanti akan kami proses selanjutnya,” jelasnya.

Ditanya soal barang bukti lain, kata Kapolres untuk senjata tajam berupa clurit yang digunakan tersangka masih belum diketemukan. “Untuk clurit atau senjata tajam, sementara dari keterangan dari tersangka dibuan. Sehingga sampai kemarin masih kita lakukan pencarian karena di dekat TKP itu ada sungai,” paparnya.

Soal keinginan masyarakat agar tersangka dihukum seberat-beratnya, Kapolres menjawab sudah sesuia dengan pasal yang disangkakan. “Namun kembali lagi putusan peradilan ada di Pengadilan nantinya,” ungkapnya.

Hingga kini, kata Kapolres prosesnya terbaru telah memeriksan sejumlah saksi. “Kemarin kita periksa keluarga korban di Polsek. Kita mintai keterangan. Dan kemarin sudah koordinasi dengan kejaksaan, sebentara lagi akan tahap 1 pelimpangan berkas, dan ditargetkan kurang lebih 15 hari sejak tersangka ditahan,” paparnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat bahwa serahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. “Bahwasanya kami berjanji membuat terang benderang perkara ini sesuai prosedur. Secara profesional, transparan dan tidak ada yang ditutup tutupi,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah laki-laki berinisial WS (13), warga Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, ditemukan tewas usai sempat dilaporkan hilang, Kamis (4/8). Polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengungkap korban tewas setelah dianiaya temannya sendiri.

Pelaku yang masih di bawah umur sudah diamankan dan kini ditahan polisi.

Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun mengatakan dugaan sementara, penganiayaan ini berawal saat pelaku diduga mengambil ponsel milik korban. Sajarod menyebut pelaku merasa ketakutan karena ketahuan mengambil sehingga mendatangi rumah korban.

“Dugaan sementara (motif) karena yang bersangkutan (pelaku ini) diduga mengambil barang milik korban berupa handphone (HP), alat komunikasi. Yang bersangkutan ketakutan (ketahuan) mengambil sehingga korban diajak keluar terus terjadi perkelahian di sana (kebun kopi) yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Sajarod kepada wartawan, Jumat (5/8). (bsn)

IKUTI KAMI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less