Demi Biaya Masuk Sekolah Anak, Jadi Motif Satpam Mencuri Besi Proyek KSPN Borobudur

BNews–MAGELANG-– Seorang satpam di Magelang ini nekat mencuri 179 besi tree grate atau pelindung pohon di proyek KSPN Borobudur. Motifnya bikin trenyuh, yakni untuk biaya masuk sekolah anaknya.

Satpam tersebut diketahui berinisial BD, pria berusia 44 tahun yang masih bekerja di salah satu perusahaan swasta di Magelang. Ia merupakan warga Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang.

Saat diwawancarai awak media,  tersangka BD mengaku sengaja mencuri karena terlilit kebutuhan ekonomi. Dia mengaku menjual besi tree grate itu ke tukang rongsok.

“Keadaan ekonomi. Pulang ke rumah, saya juga bingung mau diapakan besi ini. Lalu saya kepikiran ada bodem ini, saya pukuli sampai hancur. Kemudian saya jual di daerah Magelang. Per kilonya Rp 4.200. Jual yang pertama sebelum puasa,” kata BD.

Dia menuturkan duit hasil kejahatan itu dia gunakan untuk membiayai kebutuhan anaknya yang hendak masuk SMP. Dia pun mengakui mencuri sebanyak 10 kali.

“Saya sudah jual 10 kali, bertahap. Total 179, besi belum terpasang sempurna. Uangnya buat ekonomi, anak saya mau berjalan (masuk) SMP,” katanya..

Sebelumnya diberitakan, kasus pencurian tersebut merugikan proyek senilai Rp 152 juta. Tersangka melakukan perbuatan tak terpujinya sejak 23 Maret-2 Juni 2021.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

BD mengaku mencuri sendirian di proyek KSPN Borobudur tepatnya di sepanjang Jalan Mayor Kusen, Borobudur dan Jalan Syailendra, Kecamatan Mungkid.

“Ungkap kasus pencurian besi pada proyek KSPN Borobudur. Awal mulanya, kami mendapat informasi dari pelaksana proyek tersebut. Bahwa semenjak tanggal 23 (Maret) sampai 2 Juni 2021 ditemukan beberapa besi tree grate sepanjang jalur KSPN Borobudur yang hilang,” kata Wakapolres Magelang Kompol Aron Sebastian dalam konferensi pers di Mapolres Magelang, Selasa (8/6/2021).

Kasus ini terungkap sejak ada informasi warga yang menjual besi tree gate ke salah satu tukang rongsok pada Rabu (2/6) lalu. BD pun ditangkap dan mengaku mencuri besi proyek itu secara bertahap.

“Dalam penyelidikan, tanggal 2 Juni menemukan adanya informasi mengenai seseorang yang menjualbelikan besi kepada saksi tukang rongsok. Polres Magelang mengungkap dan menangkap tersangka inisial BD, pekerjaan satpam. Yang mana merupakan tersangka tunggal kasus pencurian ini,” kata Aron.

Aron menyebut sebelum beraksi, tersangka telah lebih dulu menyurvei lokasi. Pencurian besi proyek itu pun dilakukan pada dini hari.

“Sudah disurvei diamati manakala situasi sepi yang bersangkutan mengambil secara diam-diam. Pelaku melaksanakan aksinya di subuh hari. Dalam beberapa hari, selang 2-3 hari pelaku mengambil 2-3 bongkahan besi tree grate yang ada di lokasi menggunakan sepeda motor,” ujar Aron.

Aron menyebut total ada 179 tree grate yang dicuri tersangka. Total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

“Yang dicuri di sepanjang Jalan Mayor Kusen sampai Jalan Syailendra. Total ada 179 yang hilang. Total kerugian kurang lebih Rp 152 juta,” pungkasnya. (bsn)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: