Detik-detik Puluhan Orang Hanyut Terbawa Arus Bengawan Solo, 6 Hilang

BNews—NASIONAL— Video detik-detik puluhan orang hanyut terbawa arus sungai Bengawan Solo di Bojonegoro viral di media sosial. Pada video tersebut, sejumlah orang terlihat tak berdaya saat arus deras Bengawan Solo menyeret mereka.

Beberapa orang juga terlihat berusaha menepi. Namun kesulitan dan terseret arus lagi. Mengetahui itu, warga di pinggis sungai juga tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka pun hanya berteriak meminta mereka tidak melawan arus hingga menepi.

”Kerut wae lek (ikut arus saja, pak),” teriak warga.

Informasi yang dihimpun, warga yang hanyut tersebut merupakan penumpang perahu tambang. Nahas itu terjadi saat perahu yang mereka tumpangi terbalik karena arus sungai yang deras.

Berdasarkan data Tim Sar Surabaya, insiden perahu terbalik terjadi di Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (3/11). Saat itu perahu ditumpangi puluhan orang dan tujuh motor.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Ardhian Arianto membenarkan insiden tersebut. Saat ini proses pencarian korban masih dilakukan. “Dugaan sementara karena arus yang deras,” tegasnya.

Informasi terbaru, sebanyak 12 penumpang, korban perahu terbalik di Bengawan Solo, Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro berhasil selamat setelah perahu yang mereka tumpangi terbalik. Sedangkan enam korban lainnya belum ditemukan. Data tersebut berdasarkan update Posko Basarnas Gabungan, Rabu (3/11) siang tadi.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

Sementara itu jumlah total penumpang tersebut masih simpang siur. Namun, informasi yang dihimpun jumlah penumpang perahu penyeberangan tersebut kurang lebih 23 orang dan tujuh sepeda motor. Hingga saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro Ardhian Orianto mengatakan, dari keterangan perangkat desa perahu disebut memang layak beroperasi. Namun dugaan adanya arus sungai yang deras membuat perahu akhirnya terbalik dan tenggelam.

”Kejadiannya ini di sekitar jembatan yang dalam pembangunan. Dugaan awal karena arus air terlalu deras,” ujar Ardhian Orianto.

Dirinya menerangkan, bila perahu ini diperkirakan mengangkut 23 orang, dari jumlah tersebut 18 orang teridentifikasi namanya, sedangkan lima orang penumpang belum diketahui identitasnya.  ”18 orang ini teridentifikasi namanya, ditemukan selamat 12 orang,” tuturnya.

Saat ini seluruh korban selamat dievakuasi ke dua puskesmas terdekat, yakni Puskesmas Semambung, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, dan Puskesmas Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.

”Mayoritas korban selamat mengalami trauma. Tidak ada yang terluka,” ujarnya.

Diketahui, sebuah perahu penyeberangan di Sungai Bengawan Desa Semambung, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, terbalik pada Rabu (3/11) sekitar pukul 09.30WIB. Akibatnya seluruh penumpang hanyut. (*)

Sumber: iNews

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: