Di Jateng Hanya Pemkab Magelang yang Belum Sahkan APBD

BNews—MAGELANG— Proses pembahasan APBD 2017 belum juga selesai hingga pergantian tahun ini. Hal ini menjadikan Kabupaten Magelang menjadi satu-satunya daerah di Jawa Tengah yang belum mengesahkan APBD.
            Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Magelang, Drs Soenarno mengatakan molornya pembahasan APBD ini dikarenakan Pemkab Magelang tidak memiliki kemampuan manajerial yang baik. Pemkab Magelang tidak siap dalam menysusun perencanaan dan pengelolaan anggaran. ”Draf KUA PPAS sebagai dasar APBD seharusnya sudah diserahkan Bulan Juli 2016 tapi baru diserahkan akhir Desember. Sehingga pembahasan tentu akan molor,” paparnya.
            Apalagi, kata dia, DPRD perlu melakukan pencermatan dan mengevaluasi secara kritis program-program yang tertuang dalam KUA PPAS sebelum ditetapkan menjadi APBD. ”DPRD perlu dan harus melakukan kajian dan mengkritisi dari berbagai aspek baik prosedural maupun yuridis,” kata Ketua DPD Golkar Kabupaten Magelang ini.
            Salah satu yang perlu dicermati, kata dia adalah potensi tingginya sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan ( SILPA) atau anggaran yang tidak terpakai. ”Sebagai gambaran anggaran yang tak terpakai 2015 mencapai Rp 492 miliar. Dan diprediksi silpa di tahun 2016 lebih tinggi bahkan mencapai setengah triliun,” paparnya.

            Molornya pembahasan ini, tentu berakibat banyak. Mulai dari program kerja dan pembangunan terancam mundur dari jadwal. (bn1)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: