Di Magelang, Harga Ayam Anjlok Rp 7000/kg

BNews—WINDUSARI— Peternak ayam potong Magelang menjerit harga ayam anjlok drastis di pasaran. Mereka mengeluh kebingungan karena harga ayam tidak sesuai dengan cost produksinya.

Salah satu peternak ayam di Windusari, Lina mengatakan harga ayam potong sekarang perkilo hanya Rp.7000,- timbang hidup. “Satu ekor ayam hidup biasanya beratnya 2-2,5 kg, jadi satu ekor ayam sekarang hanya bisa dihargai kurang dari Rp.20.000,- ,” katanya saat diwawancari Borobudur News siang ini (24/6).

Advertisements
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});


Sedangkan pedagang dipasar masih menjual daging ayam sekitar Rp.28 ribu hingga Rp.30 ribu per kilonnya. “Mungkin para pedagang menambahkan cost bubut dan potongnya sehingga harga masih mencapai segitu,” imbuhnya.

Lina menyebutkan harga anjlok ini dimungkinkan karena adanya permainan mafia kartel besar yang membuat harga ayam dari para peternak di kandang anjlok drastis. “Saya  berharap sektor peternakan bisa dikelola pemerintah secara serius, dengan melakukan control dan awasi sungguh-sungguh dari hulu hingga hilir,  dari produksi bibit sampai panen,” harapnya.


Perlu diketahui, pagi tadi terpantau di pasar sementara Muntilan terdapat peternak ayam menggunakan mobil langsung turun menjual ayam hidup ke konsumen. Mereka menjual sangat murah kisaran Rp25.000 hingga Rp.30.000 untuk dua ekor ayam potong hidup.

Kenyataan harga ayam potong dari peternak di kandang jelas dibawah HPP. Sedangkan harga ayam potong di pasar yang sudah dipotong jelas diatas HPP. (bsn)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: