Di Magelang Posko Covid Justru Dipakai Buat Tongkrong dan “Ngumpul”

BNews—MUNGKID— Pemerintah Kabupaten Magelang mengapresiasi langkah warganya membangun posko antisipasi Covid-19. Namun, pihaknya berharap pelaksanaan posko diatur dengan baik.

“Pemkab Magelang mengapresiasi sangat pisitif tumbuhnya posko2 dihampir semua dusun/desa yg ada di wilayah kabupaten Magelang, itu merupakan bentuk kecerdasan sosial sekaligus wujud solideritas yg cukup tinggi dlm upaya mengantisipasi merebaknya Corona virus desies Covid 19,” kata Asisten Bupati Magelang Asfuri Muhsis, dalam siaran pers virtual yang dikirim ke borobudurnews.com.

Akan tetapi pihaknya berharap posko diatur dengan baik. Mulai dari jumlah personil yang berjaga sampai penyemprotan disinfektan. 

“Yang jaga jangan banyak banyak, cuku dua orang, kalau ada orang datang disikapi dengn santun,” kata dia. 

Jikapun harus melakukan penyemprotan pihaknya menghimbau supaya menggunakan sabun. “Kalau melakukan penyemprotan juga harus dengan alat yg standar, tidak boleh pakai disinfectan cukup dengan sabun saja,” papar dia.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Asfuri mengatakan sejauh ini sudah banyak posko yang melaksanakan tugas dengan baik. Meskipun dalam pantuannya ada posko yang  justru digunakan untuk nongkrong, kumpul kumpul. 

“Pantauan kami ada posko justru buat ngumpul ngumpul bersama, main catur, karambol, bahkan sebagian ada yg dg main kartu, karaoke dan lain lain, kalau seperti ini tentu menimbulkan potensi kerumunan orang yg justru bisa menimbulkan tertularnya virus corona,” kata dia. 

Padahal, kata dia hinbauan pemerintah jelas. Saat ini sudah seharusnya bersikap physical distancing menghindari sentuhan fisik.

“Sekarang sudah tidak lagi sosial distancing jaga jarak tapi phisycal distancing artinya antisipasi terhadap wabah ini sudah lebih serius sehingga kewaspadaan harus lebih ditingkatkan, kalau tdk palah bisa mengancam keselamatan kita bersama,” kata dia.

Untuk itu, dia meminta kepada seluruh camat, lurah dan kepala desa melkukan koordinasi dengan posko posko di tiap dusun.(bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: