Didampingi Sahabatnya, Gadis SMP di Lereng Merapi Lapor Polisi Disetubuhi Ayahnya

BNews—MUNGKID— Bunga, 16, bukan nama sebenarnya, sambil menangis menceritakan semua yang dialaminya kepada sahabat baiknya. Dia menjadi korban pelecehan seksual oleh ayah kandungnya sendiri.

Sudah enam kali dia disetubuhi ayahnya. Dia tak betah. Bunga pun memberontak dan memilih membongkar aib ayahnya.

Advertisements


Kapolres Magelang AKBP Pungky Bhuana Santoso mengatakan setelah menceritakan semua kejadian kepada sahabatnya, Bunga, kemudian memberanikan diri melapor ke pihak Polsek. Sahabat di sekolahnya turut mendampingi.


Setelah menerima laporan tersebut, petugas mengantar korban atau gadis tersebut ke rumahnya untuk memberitahu kepada ibu kandungnya.

“Ibu kandung korban yang mengetahui kejadian tersebut dari pihak kepolisian langsung tidak terima dan meminta kasus ini untuk diproses lebih lanjut. Selanjutnya ibu korban atau gadis itu melaporkan kejadian tersebut ke Polres Magelang,” ungkap Kapolres Magelang.

Akibat perbuatanya pelaku dikenakan Pasal 81 UU RI NO.35 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas UURI NO.23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.”Pelaku diancam pidana penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun. Atau denda paling banyak 5 miliar rupiah,” bebernya.

“Dan dalam hal tindak pidana persetubuhan terhadap anak dilakukan oleh Orang Tua, Wali, Pengasuh Anak, pendidik, atau Tenaga Kependidikan, maka pidananya ditambah 1/3 (sepertiga) dari ancaman pidana,”pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan seorang ayah kandung tega memperkosa anak kandungnya sendiri di Lereng Merapi Kabupaten Magelang. Pelaku, berinisial Pj, 39, mengaku dalam kondisi mabuk minuman keras. Aksi bejatnya itu dilakukan enam kali sejak 2018 silam. (bsn/jar)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: