Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Diduga Hendak Tawuran di Magelang, 2 Remaja Bawa Sajam Jadi Tersangka

Diduga Hendak Tawuran di Magelang, 2 Remaja Bawa Sajam Jadi Tersangka

  • calendar_month 0 menit yang lalu

BNews–MAGELANG– Polres Magelang Kota mengamankan gerombolan remaja yang melakukan konvoi yang diduga hendak tawuran, Senin (11/5/2026) malam. Polisi juga menyita dua senjata tajam (sajam).

Dua dari 15 remaja yang diamankan tersebut ditetapkan sebagai tersangka setelah kedapatan membawa celurit dan corbek. Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim AKP Iwan Kristiana bersama Kasi Humas Ipda Wahyudi di Lobi kantor Polres Magelang Kota, Selasa (12/5/2026).

“Untuk saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ujar Iwan.

Iwan mengatakan, peristiwa bermula ketika petugas menerima laporan masyarakat melalui layanan call center 110 terkait adanya gerombolan remaja melakukan konvoi dengan membawa senjatan tajam dan diduga hendak melakukan aksi tawuran.

“Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel kepolisian dengan mendatangi lokasi yang dimaksud,” katanya.

Saat tiba di kawasan Jalan Raden Saleh, Kota Magelang, petugas dan warga mendapati sekelompok remaja tersebut. Petugas selanjutnya membawa 15 remaja itu ke Polres Magelang Kota guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, polisi menetapkan tersangka terhadap dua remaja yang membawa senjata tajam, yakni berinisial ABP (18) dan NAB (19). Keduanya warga Mertoyudan kabupaten Magelang,” jelas Iwan.

Iwan menyebut bahwa dua remaja tersebut bukan pelajar namun mengenakan seragam sekolah saat mengikuti konvoi.

“Untuk yang bersangkutan sudah kami periksa dan mintai keterangan. Kasus ini akan kami proses hingga sidik tuntas,” tandasnya.

Polisi juga mengimbau para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hari. (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 7

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less