Disdikbud Magelang Ganti Uang Bocah Viral Beli HP Pakai Ribuan Koin Receh

BNews—MAGELANG— Dua bocah yang viral karena memecah celengan demi membeli handphone untuk sekolah daring tak disangka mendapat respons. Ahmad Fardan Azzmi, 9, dan Sofia Ghoyatun Nafisah, 5, mendapat celengan baru senilai Rp2 juta dari Dinas Pendidikan dan Kabudayaan (Disdikbud) Kabupaten Magelang.

Ayah dari Fardan dan Sofia, Musokhib, 40, merasa sangat bersukur karena masih ada orang-orang baik. Dan peduli dengan memberikan perhatian kepada orang-orang seperti keluarganya.

Salah satu yang memberikan respons adalah Disdikbud Kabupaten Magelang. Uang tabungan pengganti senilai Rp2 juta ini diberikan langsung oleh Kepala Disdikbud setempat kepada Fardan dan Sofia.

Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang Aziz Amin Mujahidin menuturkan, bantuan yang diberikan itu merupakan apresiasi atas semangat menabung Fardan dan Sofia. Kedua anak ini bahkan rela tabungannya dibuka demi membeli ponsel untuk keperluan sekolah daring.

”Ini sekadar motivasi saja, jangan dilihat jumlahnya. Kami bangga dan bersyukur ada anak Kabupaten Magelang yang punya niat, itikad menabung sejak dini, sebelum masuk SD, sejak TK ini sudah gemar menabung,” tuturnya.

Fardan saat ini duduk di bangku kelas 3 SD, sedang Sofia masih 1 SD. Akan tetapi keduanya sudah bisa memiliki pola pikir bahwa segala sesuatu yang diinginkan bisa diwujudkan dengan menabung.

”Mbak Sofia dan kakaknya masih usia kecil, masih usia dini punyai niat. Punya mindset, pola pikir bahwa menabung itu sangat bermanfaat memenuhi kebutuhan terutama kebutuhan belajar,” ucapnya.

Aziz mengaku terharu setelah melihat video mereka yang viral di media sosial. Menurutnya, budaya hemat, kompak dan rela berkorban dinilai perlu ditanamkan sejak dini. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DI SINI)

”Kakak beradik ini punya kerukunan, kekompakan saling support, kakaknya walaupun lebih banyak (uang tabungan) diberikan ke adiknya. Semangat memberi, semangat berkorban ini juga harus ditanamkan,” pesan dia.

Sementara itu, Mustokib mengaku uang pemberian Kepala Disdikbud Kabupaten Magelang untuk sementara masih ditabung. Dan belum berpikiran untuk segera dibelanjakan.

”Ya, tadi (uang) sudah langsung dimasukkan celengan sama anak-anak,” terang Musokhib, dirumahnya di Ngadiwongso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, Kamis (12/8).

”Belum ada rencana mau buat apa-apa, uangnya langsung ditabung. Mungkin nanti yang pasti buat keperluan sekolah,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, sebuah video tentang Rismiyati dan dua anaknya yang sedang membeli ponsel baru di konter ponsel viral di media sosial. Mereka membeli HP pada Minggu (8/8).

Musokhib dan Rismiyati Uang datang dengan membawa uang receh pecahan Rp500 dan Rp1 ribu sebanyak Rp1 juta. Sebagian lagi berupa uang kertas pecahan Rp10 ribu dan Rp20 ribu. (ifa/han)

Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: