Ditangkap Tiga Bocah SMP Pelaku Klitih yang Bacok Mahasiswa di Bantul

BNews—BANTUL— Teror klitih di Jogjakarta masih terus terjadi. Mirisnya, pelakunya masih anak-anak berusia SMP.

Seperti yang diungkap oleh Polsek Umbulharjo, kemarin (8/12). Tiga pelaku klitih diamankan usai membacok seorang mahasiswa bernama Muhammad Awan 21 tahun, warga Banguntapan, Bantul. Akibatnya korban mengalami luka berat.

Kapolsek Umbulharjo Komisaris Polisi Alaal Prasetyo mengatakan ketiga pelaku adalah AM 17 tahun, yang berperan sebagai eksekutor, NS 15 tahun sebagai joki, IN 15 tahun sebagai pendamping. Ketiganya merupakan warga Banguntapan, Bantul.

Sebelum melukai seorang mahasiswa, ketiga pelaku jyga melakukan penganiayan kepada M Angga 1 Desember lalu

Dia menceritakan kronologi kejadian bermula ketika korban bersama dua temannya berboncengan menggunakan satu sepeda motor Honda Vario. Mereka pulang dari cafe daerah Sorowajan melewati Jalan Balairejo Muja Muju, Kecamatan Umbulharjo, Yogyakarta.

DPD PKS Magelang Ramadhan

Dalam perjalanan pulang, kelompok pelaku berpapasan dengan korban dari arah utara ke selatan arah SGM. Tiba di utara perempatan jalan, pelaku memepet korban dan diteror pertanyaan. Setelah itu sepeda motor yang ditumpangi ketiga pelaku tersebut menyalip dari arah kanan sepeda motor korban sambil memepet kembali.

Pelaku juga menghalangi motor yang dikendarai korban lalu berhenti. Karena ketakutan, kedua teman korban langsung turun dari motor dan pergi menjauh karena melihat salah satu pelaku mengeluarkan senjata tajam. “Motif pelaku, mereka (pelaku) malah merasa dihalang-halangi oleh korban,” kata Alaal.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo Iptu Nuri Aryanto menambahkan, korban Muhammad Awan yang merupakan seorang mahasiswa di Yogyakarta itu masih berada di motornya dan berdekatan dengan para pelaku. Korban tidak sempat melarikan diri.

Tanpa basa-basi, tiba-tiba pelaku AM mengeluarkan senjata tajam jenis celurit yang digenggamnya. AM langsung mengayunkan celurit ke korban dan mengenai kepala bagian atas. Kepala korban mengeluarkan darah.

Tak berhenti di situ, AM kembali membacokkan celurit tersebut ke arah korban lagi. Kali ini ayunan celuritnya mengenai sikut kanan, lengan tangan kanan serta pergelangan tangan kanan dan kiri serta sikut kiri. “Korban mengalami luka robek hampir di seluruh bagian badan dan berdarah,” katanya. (her/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: