Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Dua Pelajar Tersangka Pembacokan di Magelang, Polisi: Mereka Sudah Berstatus Dewasa

Dua Pelajar Tersangka Pembacokan di Magelang, Polisi: Mereka Sudah Berstatus Dewasa

  • calendar_month Jum, 1 Agu 2025

BNews-MAGELANG – Dalam waktu kurang dari 24 jam, Polresta Magelang berhasil mengungkap kasus pembacokan terhadap tiga siswa SMK Muhammadiyah Mungkid. Dimana yang terjadi di Jalan Blabak–Candimulyo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang.

Dua pelaku yang ditangkap diketahui masih berstatus pelajar, meski secara usia sudah tergolong dewasa.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolresta Magelang, Kombes Pol Herbin Sianipar, dalam konferensi pers di Mapolresta Magelang pada Jumat, 1 Agustus 2025 pukul 14.00 WIB.

“Peristiwa ini terjadi Kamis sore sekitar pukul 15.40 WIB, dan dini hari tadi kami berhasil mengamankan dua pelaku. Mereka adalah pelajar yang sudah berusia 19 tahun, dan tindakan ini jelas menunjukkan kekerasan yang sangat mengkhawatirkan di kalangan pelajar dewasa,” tegasnya.

Pelaku masing-masing berinisial FAA (19) dan MARM (19), keduanya berasal dari Kecamatan Mungkid.

Keduanya ditangkap tanpa perlawanan dan telah mengakui keterlibatan mereka dalam aksi pembacokan tersebut. Mereka ditangkap saat makan di sebuah warung Pecel Lele sekitar jam 19.00 wib (31/7)

Adapun korban dalam peristiwa ini adalah tiga siswa yang masih berusia belasan tahun, yaitu ARS (16), GS (16), dan VAS (15).

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Ketiganya mengalami luka sabetan senjata tajam di bagian punggung dan kini sedang menjalani perawatan di RSUD Merah Putih Magelang.

Menurut keterangan Kapolresta, motif utama tindakan ini adalah balas dendam. FAA merasa sakit hati karena sehari sebelumnya sempat dikejar oleh sekelompok pelajar dari sekolah yang sama dengan korban.

Ia lalu mengajak MARM untuk melakukan serangan balasan secara acak terhadap siswa dari sekolah tersebut.

“FAA menyembunyikan celurit di dalam jaket, lalu berboncengan dengan MARM menggunakan sepeda motor. Saat melihat sekelompok pelajar pulang sekolah, mereka langsung melancarkan aksinya dengan membacok tiga korban dari belakang secara beruntun,” jelas Kombes Herbin.

Dari hasil penyelidikan … KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less