Dua Tahun Beraksi, Pelaku Curanmor ini Beraksi di 35 Tempat

BNews–SLEMAN– Komplotan pencuri sepeda motor (Curanmor) dibekuk jajaran Polres Sleman. Mengejutkan lagi, para pelaku ini pernah beraksi di 35 tempat yang berbeda.

Diketahui, tiga orang pelaku yang diamankan ini mulai beraksi sejak tahun 2018 lalu. “Selama dua tahun ini mereka menggasak sepeda motor di 35 tempat berbeda,” ungkap Kasatreskrim Polres Sleman, AKP Deni Irwansyah akhir Juni lalu.

Tiga pelaku yang berhasil dibekuk jajaran kepolisian, yaitu BP, 26; MAH, 27; dan MSS, 27. Ketiganya warga asli Sleman.

Selain tiga pelaku, polisi juga mengamankan YNR, 26, meskipun yang bersangkutan masih dalam penanganan Polres Bantul. Satu lagi pelaku masih termasuk dalam DPO (Daftar Pencarian Orang) dengan inisial RK.

“Ini satu rangkaian kejadian karena ada laporan ke Polres Sleman dan polsek jajaran,” imbuhnya.

Dijelaskannya, pencurian dilakukan di wilayah pemukiman dan perkantoran pada jam rawan yaitu pagi hari dan petang hari. Sindikat ini melakukan aksinya secara bersama-sama sejak 2018.

“Mereka melakukan dengan cara bersama-sama. Ada yang mengintai target kendaraan, ada yang eksekusi, dan ada yang membawa kabur barang yang sudah ditarget. Dari keterangan tersangka aksi ini dengan cara merusak kunci kontak motor. Aksinya terhitung cepat, kurang dari lima menit,” paparnya.

Sasaran kendaraan bermotor dilakukan secara acak dengan melihat situasi lingkungan yang sepi. Dari penyelidikan ini, Deni menghimpun ada 35 tempat kejadian perkara di Kabupaten Sleman, didominasi Kecamatan Depok dan Mlati.

DOWNLOAD MUSIK KECE (KLIK DISINI)

“35 TKP itu berhasil semua mengambil motor,” kata Deni.

Motor hasil curian itu mereka jual kepada orang lain yang berminat di media sosial atau langsung kepada penadah di luar DIY. Harga motor yang sindikat ini jual bervariasi, mulai dari Rp1,5 juta sampai Rp5 juta.

Berdasarkan pengakuan pelaku, uang curian digunakan untuk kebutuhan sehari-hari hingga membeli minuman keras.

Deni mengimbau untuk masyarakat yang merasa kehilangan sepeda motor untuk melapor ke Polres Sleman atau polsek jajaran.

“Juga tolong masyarakat gunakan kunci ganda, karena pelaku pencurian itu sudah pintar membobol motor. Apalagi kalau motornya ditinggal lama bisa bisa jadi sasaran empuk,” pungkasnya. (*/Dek)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: