Dua Warga Gelangan Magelang Yang Positif Tertular Pasien Meninggal Asal Kalimantan

BNews—MAGELANG— Dua kasus tambahan baru positif covid-19 merupakan warga Kelurahan Gelangan, Kota Magelang. Berdasarkan hasil tracing, keduanya terinfeksi virus corona setelah berkontak erat dengan warga Banjarmasin, Kalimantan Selatan yang meninggal di Kota Magelang beberapa waktu lalu.

Windarti mengatakan, warga Banjarmasin yang meninggal di Kota Magelang saat berkunjung beberapa waktu lalu dinyatakan positif covid. Saat itu, ia berkunjung ke rumah milik kerabat di Magelang Tengah.

”Dua kasus baru positif tersebut merupakan istri dari warga Banjarmasin yang beberapa waktu lalu meninggal. Sementara satu lainnya merupakan lansia yang tinggal di rumah yang sempat disinggahi warga tersebut,” kata Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina saat dikonfirmasi Borobudur News melalui sambungan selular, siang ini (14/5).

Orang nomor dua di Kota Magelang ini menjelaskan, usai dilakukan tes kepada anggota keluarga yang lain, hasilnya negatif. ”Alhamdulillah, anggota keluarga lain yang tinggal serumah dinyatakan negatif,” jelasnya.

Saat ini, kedua pasien positif tersebut dirawat di ruang isolasi RSUD Budi Rahayu guna mendapatkan perawatan intensif tim medis.

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Magelang dr Majid Rohmawanto membenarkan penambahan dua pasien positif covid di wilayahnya.

Baca juga: Begini Penampilan Artis Tanpa Make Up
Loading...

”Benar, ada penambahan dua kasus positif hari ini. Mereka adalah istri warga Kalimantan serta lansia yang tinggal dirumah tersebut,” ungkapnya dia.

”Sekarang, di RSUD Budi Rahayu ada dua pasien positif baru dan ada duan pasien dinyatakan sembuh,” sambungnya.

Dengan tambahan dua kasus tersebut, saat ini jumlah total kasus positif covid yang ditemukan sebanyak 22 orang. Dengan sebelas orang terkonfirmasi positif sedang dirawat di RST dr Soedjono (enam kasus) dan RSUD Budi Rahayu (lima kasus). Kemudian dua orang pulang namun masih tahap dipantau.

Jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP)  saat ini sebanyak 30 orang dan tidak ada penambahan kasus. Diantaranya ada 19 orang PDP yang telah dinyatakan sembuh dan tiga orang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Selanjutnya jumlah Orang Dalam Pantauan (ODP) berjumlah 251 orang dengan 30 orang msih dipantau dan 221 orang lulus pantau. (mta/han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: