Dudung Abdurachman Ungkap Tugasnya Sebagai Penasihat Khusus Presiden
- calendar_month Ming, 10 Nov 2024

Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman saat ditemui di Negeri Kahyangan, Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (8/11/2024). (foto: mta)
BNews—MAGELANG— Mantan Kepala Staf Angakatan Darat Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman ditunjuk oleh Presiden Prabowo Subianto sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan pertahanan nasional.
Dudung menyebut bahwa dirinya akan memberikan masukan-masukan dan pertimbangan di bidang pertahanan.
Menurutnya, masalah pertahanan tak hanya sebatas alat utama sistem senjata (alutsista). Tetapi juga dimensi ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan.
”Pertahanan itu kan luas, baik ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, dan keamanan. Tentunya saya memberikan saran masukan kepada beliau (Presiden) pertahanan di internal. Baik dalam negeri maupun luar negeri,” katanya saat ditemui di Negeri Kahyangan, Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (8/11/2024).
”Kita memberikan masukan-masukan tentang perkembangan situasi, termasuk hal-hal pokok yang menjadi konsentrasi beliau (Presiden) soal pertahanan negara Indonesia. Pertahanan tidak serta merta berbicara tentang alutsista,” sambung dia.
Dirinya akan memberikan masukan tentang perkembangan situasi dan kondisi saat ini, seperti geopolitik.
“Sehingga suatu ketika (ada hal yang) mendadak, kami bisa mengantisipasinya,” ujarnya.
Terlebih, Dudung juga diamanahi menjadi Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP). Karena itu, Dudung diminta untuk memeriksa kondisi alutsista serta keberadaan industri-industri pertahanan nasional guna mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang terjadi.
“Ke depan nanti akan kami majukan (industri pertahanan) yang disesuaikan dengan perintah presiden bahwa ini (industri pertahanan) nanti akan dimodernisasi,” pungkasnya. (mta)
About The Author
- Penulis: BNews 7



Saat ini belum ada komentar