Duh…Tujuh Wisatawan Candi Borobudur Dinyatakan Reaktif

BNews–BOROBUDUR– Sebanyak tujuh wisatawan di Obyek Wisata Candi Borobudur dinyatakan reaktif kemarin (28/10/2020). Hal ini setelah dilakukan tes cepat oleh Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang.

Tes cepat tersebut dilakukan selama masa libur panjang dan cuti bersama. Hal ini sebagai upaya ini dilakukan demi mengantisipasi munculnya kasus Covid-19 oleh pendatang dan wisatawan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang Oktora Kunto Edy mengatakan, hasil tes cepat ini bisa langsung diketahui dalam waktu singkat, sekitar 15 menit. Jika nantinya didapatkan hasil reaktif, hasil tersebut akan segera ditindaklanjuti dengan tes usap. Hasil tes usap akan bisa diketahui dalam jangka waktu sekitar satu jam.

”Jika hasil tes usap menyatakan wisatawan tersebut positif Covid-19, yang bersangkutan tidak akan kami perbolehkan melanjutkan perjalanan dan diminta untuk segera kembali pulang,” katanya dikutip Kompas.

Kunto mengatakan, pasien positif Covid-19 tidak diberikan kesempatan untuk melakukan isolasi mandiri di Kabupaten Magelang. Hal ini dikarenakan pihaknya tidak menyediakan fasilitas untuk kebutuhan tersebut.

Menurutnya, demi mencegah penularan, pasien diminta benar-benar menjalankan protokol kesehatan dalam perjalanan pulang. ”Jika pasien patuh memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, maka dalam satu mobil sekalipun, penularan tidak akan terjadi,” ujar Kunto.

Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang juga akan mengeluarkan surat keterangan tentang hasil tes cepat dan usap. Bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, surat keterangan tersebut bisa menjadi pengantar untuk penanganan selanjutnya di daerah asal masing-masing.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Tes cepat ini dilakukan kepada wisatawan yang ditentukan secara acak, dengan target 150 orang per hari. Penentuan target 150 orang ini ditetapkan dengan mengacu estimasi jumlah wisatawan Candi Borobudur diperkirakan 1.500 orang per hari.

Tes cepat ini dilakukan kepada wisatawan yang ditentukan secara acak, dengan target 150 orang per hari. ”Dengan tes ini, setidaknya kami bisa mengetahui gambaran dari 10 persen pengunjung yang datang,” ucapnya.

Tes cepat dilaksanakan di Tourist Information Center (TIC) Kabupaten Magelang di Jalan Balaputradewa, Kecamatan Borobudur. Pada Rabu ini, sejak layanan tes cepat dibuka pukul 08.30, hingga pukul 11.00, tenaga medis telah melakukan tes terhadap lebih dari 27 wisatawan.

Wisatawan tersebut berasal dari sejumlah kota, antara lain Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Ciamis. Sedikitnya tujuh orang dinyatakan reaktif dan kemudian menunggu giliran tes usap serta pemberitahuan tentang hasil tes. (*/wan)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: