Duh, Wisatawan Baku Hantam di Jogjakarta Hanya Gara-gara Masalah Sepele

BNews—JOGJAKARTA— Dua wisatawan asal Sulawesi terpaksa menghabiskan sisa liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 dari balik jeruji besi. Keduanya ditangkap polisi usai terlibat duel sengit terhadap seorang pengunjung di sasalah satu tempat hiburan malam di kawasan Mlati, Sleman, Jogjakarta. 

Kepala Kepolisian Sektor Mlati Komisaris Polisi Hariyanto membenarkan insiden perkelahian tersebut. Peristiwa tersebut terjadi Sabtu (26/12).

Hariyanto mengatakan, kedua pelaku yakni IR dan IN telah diamankan petugas. Kedua pria asal Sulawesi tersebut sama-sama berusia 23 tahun. Sementara korban adalah Lee, 37, asal Jakarta, sesama pengunjung kafe.

”Pelaku merupakan wisatawan yang sedang berlibur di Jogjakarta,” kata Hariyanto, baru-baru ini, membenarkan.

”Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka memar pada tubuhnya,” sambungnya.

Terang dia, kronologi perkelahian bermula ketika korban dan pelaku sama-sama sedang menghabiskan malam di sebuah kafe di Mlati, Sleman, akhir pekan lalu. Semula, pelaku IN sempat terlibat keributan dengan pengunjung kafe lainnya. Pelaku berkelahi bersenggolan saat berjoget di atas panggung.

Melihat itu, temannya, IR naik ke atas panggung untuk melerai perkelahian itu. Selang sepuluh menit kemudian, korban datang. Tanpa sebab jelas, kedua pelaku memukuli korban secara membabi buta hingga merembet ke area parkiran.

”IN memukul korban mengenai mulutnya sehingga teman-teman yang lain membawa pelaku IN keluar. Saat IN akan dibawa keluar, korban berusaha mengejar. Melihat itu, pelaku IR gantian mengejar dan memukul korban,” terangnya.

Beruntung, keributan tersebut berhasil diredam usai pelaku diamankan sekuriti dan melapor ke petugas piket Polsek Mlati. Petugas kemudian mendatangi TKP dan membawa pelaku ke kantor polisi.

”Dari hasil penyelidikan, perkelahian tersebut dipicu karena senggolan antarpengunjung kafe saat berjoget di atas panggung. Apalagi mereka dalam pengaruh minuman keras,” jelasnya. Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan subsider 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman lima tahun kurungan penjara. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: