Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Duta Stunting Kabupaten Magelang Dari Unsur TNI

Duta Stunting Kabupaten Magelang Dari Unsur TNI

  • calendar_month Sel, 11 Okt 2022

BNews–MAGELANG– Dandim 0705/Magelang  Letkol Arm Rohmadi menjadi duta stunting di Kabupaten Magelang. Hal tersebut disampaikan Bupati Magelang Zaenal Arifin saat mengukuhkan Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan Ibu Asuh Anak Stunting Kabupaten Magelang.

Acara tersebut bertempat di Dusun Genikan, Desa Genikan, Kecamatan Ngablak, Minggu (09/10/2022).

Bupati Magelang Zaenal arifin menyampaikan, bahwa Stunting (Kondisi Gagal Tumbuh Pada Anak Balita) ini; merupakan penanganan bersama dan tidak instan, ada proses panjang yang harus dilalui dalam rangka menekan angka stunting itu sendiri

“Maka ini membutuhkan kebersamaan Gotong Royong dari seluruh lini yang ada,” kata, Zaenal Arifin saat pengukuhan BAAS dan Ibu Asuh Anak Stunting.

Lanjut Zaenal, dengan dikukuhkannya Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Rohmadi menjadi duta stunting di Kabupaten Magelang; tentunya akan menambah energi bagi Pemerintah dan tim BKKBN untuk bersama-sama menekan angka stunting seperti yang diharapkan .

“Alhamdulillah Kabupaten Magelang mendapat prestasi dalam rangka menjadi pengelola terbaik di tingkat Jawa Tengah; yakni dalam rangka menekan angka Stunting. Dan dengan energi baru Pak Dandim bersama-sama dengan kita tentunya akan lebih cepat; untuk menekan angka stunting secara Nasional yaitu 14 persen. Dan harapannya dengan saat ini kabupaten magelang 14 persen bisa akan lebih cepat lagi diangka 7 persen,” bebernya.

Menurutnya, dengan kolaborasi dari Dandim, Danramil dan Persit Candra Kirana akan sangat membantu Pemerintah untuk terus bersama-sama mendorong, memberikan pemahaman kepada masyarakat agar minimal tidak menikah di usia dini serta mengenai asupan gizi yang sangat penting.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara, Kepala Perwakilan BKKBN Widwiono menyampaikan penurunan stunting di Jawa Tengah dalam 2 tahun terakhir ini menurun dari 27 persen, tahun 2019 ke 2021 turun menjadi 20 persen.  

“Artinya dalam 2 tahun penurunannya sebesar 7 persen, tentunya kami berharap semakin gencarnya kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat yang mulai peduli terhadap penurunan stunting dalam tahun ini insyaallah jawa tengah bisa menurun dari 20 persen kita berharap minimal turun menjadi 17 persen,” kata, Widwiono.

Dengan kepedulian bersama dan dengan semakin komplitnya informasi, apa yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo; pada tahun 2024 Indonesia bisa menurunkan angka Stunting sampai dengan 14 persen.

“Tentunya Jawa Tengah sebagai Provinsi penyangga utama bisa turun lebih rendah lagi tidak hanya 14 persen; tetapi Jawa Tengah pada tahun 2024 mentargetkan pada angka 10 persen,” pungkas, Widwiono. (bsn)

IKUTI KAMI BOROBUDUR NEWS DI GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less