Evaluasi Kinerja dan Persiapan Pemilu 2024, Polda Jateng Laksanakan Gelar Operasional
- calendar_month Sen, 11 Sep 2023

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi membuka acara Gelar Operasional Polda Jawa Tengah Semester 1 Tahun 2023 di Atria Hotel Magelang pada Senin (11/9/2023). (foto: istimewa)
BNews—MAGELANG— Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Luthfi membuka acara Gelar Operasional Polda Jawa Tengah Semester 1 Tahun 2023 di Atria Hotel Magelang pada Senin (11/9/2023).
Acara yang diselenggarakan bersama Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jawa Tengah ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Polres di wilayah Jawa Tengah serta mengidentifikasi langkah-langkah meminimalisir kerawanan politik jelang Pemilu Tahun 2024.
Kapolda dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada para kapolres yang telah berkinerja luar biasa, melampaui panggilan tugas mereka. Namun, Kapolda juga menegaskan bahwa akan ada sanksi bagi para kapolres yang belum mencapai kinerja maksimal.
Sanksi tersebut berupa pemberian bendera tengkorak sebagai tindakan disiplin yang diterapkan. “Saya mengapresiasi kepada para kapolres yang mempunyai kinerjanya lebih dari panggilan tugas. Termasuk kita lakukan punismen kepada para kapolres yang kinerjanya belum maksimal. Punismennya dalam bentuk diberikan bendera tengkorak,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Muhammad Amin menyebut tingkat kerawanan Pemilu Tahun 2024 di wilayah Jateng saat ini berada pada tingkat sedang. Terdapat tujuh wilayah Kabupaten/Kota yang secara rata-rata memiliki indeks kerawanan yang tinggi.
IKUTI BOROBUDUR NEWS di GOOGLE NEWS (KLIK DISINI)
Hal Ini disebabkan oleh meningkatnya konstelasi kerawanan politik di sejumlah wilayah. Untuk mengatasi kerawanan ini, bawaslu bekerja sama dengan pihak Polri khususnya Polda Jawa Tengah dalam menjalankan upaya-upaya sosialisasi kepada masyarakat.
“Di Pemilu Tahun 2024 berada di tingkat sedang, ada tujuh wilayah kabupaten / kota rata-rata tinggi dengan indek kerawanan disebabkan oleh konstelasi kerawanan politik yang naik. Namun upaya-upaya bawaslu yang saat kita gencarkan adalah proses sosialisasi kepada masyarakat dengan kerjasama dengan pihak Polda Jateng,” ujarnya.
Dalam gelaran ini, diharapkan akan ditemukan solusi dan langkah-langkah konkret untuk mengamankan proses demokrasi dalam Pemilu Tahun 2024 di Jawa Tengah.
Acara ini dihadiri turut dihadiri sejumlah pejabat tinggi, termasuk para kapolres, anggota bawaslu, serta sejumlah tokoh penting dalam bidang keamanan dan pemilu di Jawa Tengah. Semua pihak berkomitmen untuk bekerja sama guna menciptakan pemilu yang aman, jujur, dan berkualitas tinggi di wilayah Jateng. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 7





Saat ini belum ada komentar