Fakta Dan Daftar 27 Korban Meninggal Akibat Kecelakaan Maut Bus Ziarah

BNews–NASIONAL– Kecelakaan maut menimpa sebuah bus pariwisata PO Sri Padma Kencana yang mengangkut puluhan pelajar. Bus tersebut terperosok masuk ke jurang di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3) malam.

Banyak fakta-kata terkait dengan kecelakaan tersebut:

Puluhan Penumpang Meninggal : Sebanyak 27 orang dilaporkan meninggal dunia dalam kecelakaan bus pariwisata di Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (10/3) malam.

Tim SAR telah melakukan evakuasi korban terakhir pada Kamis (11/3) pukul 07.40 WIB, tapi tim SAR masih memantau lokasi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang terjepit badan bus setelah terangkat oleh alat berat.

Terperosok ke Jurang : SAR menyampaikan jurang yang menjadi lokasi kecelakaan memiliki kedalaman sekitar 20 meter. Lokasi kejadian terletak di sekitar Jalan Raya Sumedang-Cibereum.

Jalan itu merupakan akses penghubung antara Kabupaten Garut dan Kabupaten Sumedang. Wado merupakan kecamatan di kawasan selatan Sumedang.

Diduga rem blong : Bus diduga mengalami rem blong sebelum terjun ke dalam jurang sedalam 20 meter di kawasan Kecamatan Wado, Semedang, Jabar. Dugaan itu berdasarkan pengakuan salah satu penumpang selamat dalam kejadian itu.

Rem blong diduga disebabkan kondisi jalan yang menurun. Selain itu, jalan tersebut juga tidak dilengkapi dengan penerangan jalan umum (PJU).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Namun hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai penyebab kecelakaan.

Usai ziarah : Salah seorang penumpang selamat, Hafid Alfariz menyatakan dirinya dan teman-teman sekolahnya baru saja melaksanakan kegiatan studi wisata dan berziarah dengan menyewa bus PO Sri Padma Kencana.

Dia membeberkan lokasi studi wisata dilaksanakan di Pangandaran, sementara ziarah dilaksanakan di Cibiuk dan Pamijahan.

Berdasarkan informasi sementara, bus tersebut berisi 66 orang.

Spesifikasi Bus : Kendaraan merupakan bus pariwisata PO Sri Padma Kencana dengan nomor polisi T 7591 TB. Dikutip dari Antara, menurut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Jawa Barat Supriyono yang meninjau lokasi kejadian, bus berkapasitas 62 penumpang bila terisi penuh.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Sementara untuk data korban yang telah dievakuasi dan dalam kondisi meninggal dunia adalah sebagai berikut.

Linda Nur Widayanti (13) Subang, Syarif Muhamad (50) Subang, Aan Sukaesih (42) Subang, Junaedin (41) Subang, Afifah Qurota Aini (7) Subang, Hana Nurazizah (25) Subang, Dinda Hani (15) Subang, Gina Virginia (13) Subang, Dinda Khoirunisa (14) Subang dan Windi Widianingrum (14) Subang.

Kemudian, Rosa Siti Khoirunnisa (22) Subang, Tatang Hidayat (20) Subang, Sari Nurmala (20) Subang, Dede Uu (47/Bandung Barat (kenek bus), Ade Irfan (50) Subang, Rukman Nurhakim (50) Subang, Cahyati (15) Subang, Gea (4) Subang, Entin Supriatin (49) Subang, dan Oktaviani (14) Subang.

Korban meninggal dunia lainnya adalah Yudi Awan (42) Bandung, (pengemudi), Amot (60) Subang, Wandi (53) Subang, Ugi Zaenal (27) Subang, Riki Faisal Mubarok (25) Subang, satu orang berjenis kelamin perempuan belum diketahui namanya serta satu orang laki-laki yang namanya juga belum diketahui.

Sementara untuk data korban yang telah dievakuasi dan dalam kondisi selamat adalah sebagai berikut :

Dedi, Setiawan Nurhidayat, Aun Mulyana, Gheri, Euis, Devita, Aufar, Abdul, Ismi, Saeful, Lutfiawati (13), Nur Eri Nugraha (15), Irfan (14), Yoga (16), Fahira (17), M.Ramdan (18) dan Caswati (19).

Kemudian data korban selamat lainnya adalah Suherman (20), Lisna Mulyani (21), Sandi Aliyudin (22), Sopian Awaludin (23), Arif Ramadhani (24), Saeful Hadi (25), Bagas Satria (26), Nofian (27), Ujang Hermana (28), Hafiz Alfariz (29), Ena Nurhaeni (30), Mugia Mukroman (31), Maman (33), Imam Taufik Rohman (33), Aas, Amelia, Sucianti, Ase, Muklis, Nira serta Rendra.  (*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: