Fenomena Kesurupan Ternyata Bisa Menular, Perempuan Paling Rentan Terkena

BNews–MAGELANG– Fenomena kesurupan atau kerasukan makhluk halus dan sejenisnya masih sangat sakral di kalangan masyarakat Indonesia. Dan ternyata fenomena tersebut bisa menular, khususnya kepada kaum perempuan.

Seperti yang dilangsir akun Instagram @indigo.story mengungkap bahwa ternyata kesurupan bisa menular. Hal tersebut berkaca dari berbagai kasus kajadian tersebut secara massal di berbagai daerah.

Akun Instagram yang dikenal kerap mengunggah konten mistis ini juga mendapatkan cerita dari salah satu temannya yang melapor kepadanya mengenai kesurupan massal di sebuah hotel.

Hello gaes, ada fenomena menarik nih. Ada temen yg kerja di salah satu hotel nih, pagi² telpon mimin dengan panik karena ada pengunjung kesurupan, awalnya satu aja tapi makin tambah banyak yg tiba² teriak² histeris tak terkendali. Dari peristiwa diatas timbul pertanyaan,apakah kesurupan bisa ‘menular’??” jelas dia.

Dari cerita tersebut, ia menjelaskan fenomena kerasukan bisa saja menular kepada orang-orang yang cemas, pikirannya kosong dan bingung. Orang-orang dengan kondisi tersebut akan lebih mudah untuk dirasuki oleh makhluk halus.

Lebih lanjut, ia mengatakan orang-orang dengan kondisi tersebut lebih banyak dialami oleh perempuan.

“Menurut mimin sih ini juga pengaruh psikologi dari orang sekitar yg takut, cemas, pikiran kosong, bingung. Walaupun bisa juga dimasuki makhluk halus, namun sering juga mimin menangani kesurupan karena ketakutan dan kecemasan yg terpendam,” tambah dia.

Loading...
DOWLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

Kenapa bisa lebih mudah perempuan? Salah satu faktornya adalah kaum hawa kerap menggunakan perasaannya dalam berpikir mapun bertindak.

Selain itu, perempuan juga lebih banyak memendam kecemasan dan ketakutannya. Hal inilah yang membuat kesurupan lebih mudah menular ke perempuan.

“Karena cewek selalu menggunakan perasaan dlm berpikir dan tipikal yg lebih pilih memendam kecemasan dan ketakutannya. Kemudian saat sudah maksimal, alam bawah sadarnya membalikan keadaan dengan mengeluarkan semua kecemasan dan ketakutannya secara tdk terkendali dg teriakan dan tangisan karena cemas dan takut,” ungkap dia.

Mencegah Kesurupan

Untuk menghindari agar kesurupan tak bisa menular, pengelola akun Instagram @indigo.story menyarankan untuk tetap tenang jika ada seseorang yang kerasukan.

“Jika ada yg kesurupan,pastikan yg lain harus tenang dan jauhkan dari yg kesurupan, kalau bisa bawa ke ruangan lain. Tangani segera dengan membacakan doa. Jangan ikut panik ya,harus tenang,” bebernya.

Sedangkan untuk korban kerasukan segera diobati dengan cara yang tepat, Salah satunya adalah membawa korban ke ruangan yang terpisah dari kerumunan.

Paranormal Haryo Tali Jiwo mengatakan orang yang kesurupan maksimal dijaga oleh tiga orang serta dilarang untuk ditonton oleh banyak orang.

“Apapun ucapannya sewaktu kesurupan abaikan dan jangan ditangapi. Perlakukanlah korban seperti sedang menangani orang pingsan. Walaupun kenyataannya kerasukan makhluk halus,” ujar Haryo kepada Okezone.com, Kamis (1/8/2019).

Dia meminta kepada penolong korban kerasukan untuk tetap tenang dan tidak ikut panik. Ia juga menyarankan agar para penolong untuk tak menggunakan alat bantu atau media untuk mengeluarkan makhluk halus dari tubuh korban, terutama korek api.

“Jempol kaki yang ditusuk korek api itu bisa menyakiti tubuh orang yang kerasukan. Jadi, saya tidak menyarankan. Tujuannya agar kesadaran normalnya bisa balik lagi. Tapi kasihan korbannya karena akan merasa kesakitan,” tandas Haryo. (*/bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: