Ganjar Siapkan Ruang Aspirasi Bagi Penolak UU Cipta Kerja

BNews—JATENG—Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, membuka ruang aspirasi bagi pihak-pihak yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja. Pembukaan ini menyusul pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa saat lalu.

Presiden akan menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) dan Perpres sebagai turunan UU Cipta Kerja. ”Insyaallah hari Senin, kita akan kumpulkan para pemangku kepentingan. Ayo kita siapkan saja bagaimana RPP ini, bisa kita berikan masukan kita isi dengan sesuatu yang memang kita sepakati atau kita inginkan, nanti akan kita teruskan,” kata Ganjar, Sabtu (10/10/2020).

Di sisi lain, dengan penerbitan PP dan Perpres ini, pihaknya juga sekaligus mengajak pemangku kepentingan untuk sama-sama memahami situasi pandemi. Sehingga tidak sampai menimbulkan kerumunan yang berujung pada jatuhnya korban.

Ganjar juga mengaku dalam beberapa hari terakhir terus berkomunikasi dengan sejumlah Menteri dan anggota DPR RI. Kata Ganjar, mereka juga mengatakan bahwa ini adalah kesempatan masyarakat untuk memberikan masukan.

”Barangkali kalau tidak setuju semua nggakpapa, silahkan kemudian mengajukan judicial review. Nah dua cara ini menurut saya yang paing pas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ganjar mengungkapkan bahwa sepekan terakhir pihaknya melalui dinas-dinas terkait juga turut menyiapkan masukan. Harapannya, pihaknya bisa membantu hingga proses drafting sehingga proses keseluruhan lebih mudah.

”Nah kami akan coba bantu untuk menjaga gawang, kalau kemudian ada yang ingin dimasukkan kami siap untuk membantu meneruskan ke sana dan saya bisa menyampaikan secara langsung,” ucapnya.

Sebagai informasi, Presiden Joko Widodo menegaskan bahwa pemerintah masih membutuhkan masukan dari masyarakat untuk penyusunan banyak peraturan sebagai materi untuk menjalankan Omnibus Law atau UU Cipta Kerja.

”Saya perlu tegaskan pula, bahwa UU Cipta Kerja ini memerlukan banyak sekali PP dan Perpres,” kata Presiden Jokowi dalam konferensi pers secara virtual dari Istana Bogor, Jumat (10/10/2020).

Untuk penyusunan PP dan Perpres ini, kata Presiden, pemerintah membuka dan mengundang masukan-masukan dari masyarakat. ”Masih terbuka usulan-usulan dan masukan-masukan dari daerah-daerah,” pungkasnya. (lhr/mta)

1 Comment
  1. chabib says

    lho lho. iki masukan utk UU atau Perpres atau PP nya? utk UUnya kan sudah diketok oleh dewan? jd masukan utk apanya?

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: