GEGER! Pasien Gangguan Jiwa Ditemukan Gantung Diri

BNews—JATENG— Seorang pria berinisial J ditemukan meninggal dunia dengan leher terikat tali di rumahnya. Pria berusia 39 tahun itu diketahui merupakan pasien poliklinik jiwa.

Informasi yang dihimpun, peristiwa terjadi pada Kamis (7/10) sekitar pukul 15.30 WIB. Ia merupakan pasien poliklinik jiwa di RSUD dr. Soeratno Gemolong, Sragen.

Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto, Ardi melalui Kasi Humas AKP Suwarso, menduga korban melakukan bunuh diri di kamarnya. Peristiwa itu, diketahui saat salah satu anggota keluarga pulang dari sawah mendapati televisi di rumah menyala tetapi tidak ada orang.

”Anggota keluarga itu memanggil-manggil korban, tetapi tidak ditemukan. Saksi itu sempat mencari ke rumah tetangga juga tidak ditemukan. Kemudian saksi itu mengecek ke dalam kamar korban dan ternyata saksi menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia dengan seutas tali nilon warna hijau melilit lehernya,” ujar Suwarso, Jumat (8/10).

Ia mengatakan, tim Polsek Gemolong dan Tim Identifikasi Polres Sragen datang ke lokasi kejadian setelah mendapat laporan warga. Di lokasi kejadian ditemukan barang bukti satu setel pakaian korban dan seutas tali sepanjang 1,7 meter.

’Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim ditemukan luka bekas jeratan pada leher. Tinggi badan korban 155 sentimeter dengan berat badan 60 kilogram. Tim tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan dugaan kuat korban meninggal karena gantung diri. Korban ini diketahui merupakan pasien rawat jalan di Poli Jiwa RSUD dr. Soeratno Gemolong,” ujarnya.

Keluarga korban menerima musibah itu dengan membuat surat pernyataan menolak dilakukan autopsi. Kapolsek Gemolong, AKP Slamet, mengatakan korban meninggal dunia dalam kondisi duduk bersandar tembok dengan lidah menjulur.

”Korban ini menderita gangguan kejiwaan dan sering kambuh sehingga menjadi pasien RSUD Gemolong,” pungkasnya. (ifa/han)

Sumber: Solopos

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: