Gelar Unjuk Rasa di Pemkab Magelang, Ini Tuntutan GPK Aliansi Tepi Barat

BNews—MUNGKID— Ribuan massa dari Gerakan Pemuda Kabah (GPK) Aliansi Tepi Barat menggelar aksi unjuk rasa di Komplek Pemkab Magelang siang tadi. Mereka menuntut penyelesaian sejumlah persoalan termasuk PT Sidoagung Farm yang mencemari lingkungan.

Massa yang datang menggunakan sepeda motor berkonvoi denga start di Salaman. Kemudian bergerak ke Pemkab Magelang.

Advertisements


Perwakilan massa akhirnya diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto beserta jajaran pimpinan. “Banyak masalah yang ada di Kabupaten Magelang terkait pelanggaran aturan dan perda. Kami tidak menolak investor masuk, tapi aturan tetap tolong ditaati,” kataKoordinator Aksi Pujianto.


Salah satu pelanggaran aturan, kata dia adalah Pabrik PT SIdoagung Farm di Tempuran. GPK menengarai proses ijin menyalahi aturan. Dimana, aada sejumlah proses ijin yang belum dipenuhi namun pabrik sudah beroprasi.

Untuk itu, pihaknya menuntut supaya proses ijin ditinjau ulang kembali. Juga untuk menghentikan produksi pakan ternaknya.

NEWS: Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sariyan Adiyanto bersama anggota saat menemui perwakilan GPK (28/10)-(Foto:bsn)
NEWS: Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sariyan Adiyanto bersama anggota saat menemui perwakilan GPK (28/10)-(Foto:bsn)

GPK kata dia bergerak atas nama masyarakat. Dia mendesak supaa difasilitasi bertemu langsung dengan Bupati Magelang. “Jika tidak, kami akan kerahkan massa lebih banyak,” papar dia.

Ketua DPRD Kabupaten Magelang Saryan Adiyanto mengatakan pihaknya telah melakukan sejulah langkah terkait persoalan Pabrik Sidoagung Farm. Mulai dari audiensi denga warga terdampak, dan juga melakukan kunjungan ke lapangan.

“Kami mendorong supaya Pemkab Magelang responsif terhadap persoalan ini. Harus ada kepastian hukum yang jelas terhadap kegiatan PT Sidoagung Farm,” kata dia.

Pemerintah, kata dia, harus hadir dalam menyelesaikan setiap persoalan di masyarakat. Dengan tetap medomai aturan yang berlaku.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS UNTUK HANDPHONE KALIAN (KLIK DISINI)

Menurutnya, PT Sidoagung Farm sejatinya telah mengantongi ijin lewat Online Single Submission
(OSS). OSS Sendiri merupakan amanat PP No. 24 Tahun 2018 tentang Pelayanan Perizinan Berusaha Terintegrasi Secara Elektronik atau Online Sistem.

Terkait persolaan penyebab dampak polusi, kata dia, pihaknya sudah mendorong Dinas Lingkungan Hidup untuk segera melakukan proses turun kel apangan. Jika memang ijin lingkungan belum bisa diterbitkan maka harus segera difasilitasi.

“Dalam ijin lingkungan itu mengamanatkan persetujuan masyarakat terdampak. Saya sudah dorong difasilitasi, jika memang tidak bisa diproses ya diberikan kepastian hukum. Jangan digantung, masyarakat jadi korban, investor juga,” kata dia.

Usai bertemu dengan pimpinan DPRD perwakilan Massa diterima oleh Pemkab Magelang dalam hal ini Sekda Ady Waryanto. Ady mengatakan pihaknya tidak bisa memberikan keputusan apapun terkait tuntutan yang disampaikan.

“Kami akan tampung dan laporkan ke Bupati Magelang. Dan nanti akan ditindaklanjuti kepada SKPD terkait sesuai tupoksi. Apapun hasilnya akan kami sampaikan,” kata dia. (bsn/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: