Polres Magelang Dikunjungi Petugas Mabes Polri Terkait WBK

BNews–MUNGKID–  Tim Penilai Internal dari Staf Perencanaan Umum dan Anggaran (Srena) Polri berkunjung ke Polres Magelang (13/11/2020). Hal ini dalam rangka peninjauan Satker/Satwil yang berpredikat Wilayah Bersih Dari Korupsi(WBK).

Hal tersebut dilakukan setelah  diusulkan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi. Tentunya untuk meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Tim penilai dipimpin oleh Kombes Pol Meilina didampingi Kabag Reformasi Birokrasi (RBP) Polda Jateng. Sementara itu Kapolres Magelang Akbp Ronald A Purba, didampingi Wakapolres dan pejabat utama menyambut kedatangan mereka.

Kapolres Magelang AKBP Ronal A. Purba menyampaikan kepada Tim Penilai bahwa Polres Magelang telah menerima predikat WBK pada tahun 2018. “Kami tahun ini telah mencanangkan WBBM yang dihadiri Forkompinda lengkap dan tahun 2021 ini. Dan keberhasilan ini berkat kerja keras bersama sehingga meraih predikat WBBM,” katanya dalam sambutannya.

Menurutnya, hal ini merupakan komitmen bersama pihaknya dengan seluruh staf di Polres Magelang dan Polsek Jajaran. “Dalam pelayanan publik Polres Magelang petugas pelayanan tidak ada Korupsi, Kolusi dan Nepotisme,” tegasnya.

Dalam pengelolaan anggaran DIPA( daftar isian penggunaan anggaran), lanjutnya Polres Magelang dilakukan secara transparan dan akuntabel. ” Tidak ada main DIPA dan tidak ada pemotongan anggaran, termasuk pendistribusian bahan bakar minyak. Saya sangat keras untuk itu,” ujarnya.

Ia memaparkan bahwa pihaknya memberikan ide dan konsep pelayanan terpadu yang menjadi rekomendasi dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi. “Ide tersebut adalah menyatukan semua jenis pelayanan dalam satu pintu,” paparnya.

Loading...
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDURNEWS (KLIK DISINI)

Pada akhir sambutanya Kapolres Kita saat ini harus merubah pola pikir(mindset) dan budaya kerja (cultureset) , ” Kita setara dengan masyarakat dalam hal pelaksanaan tugas pokok,” tandasnya.

Sementara itu Ketua Tim Penilai Kombes Pol Meilina D Irianti, SH mengatakan bahwa tim penilai internal melakukan peninjauan tempet layanan publik Polres Magelang. Yakni dengan tujuan untuk mengetahui secara langsung fasilitas tempat pelayanan publik dan perilaku petugas pelayanan dalam melayani masyarakat.

“Kita melihat bagaimana memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.  Kita tidak dilayani tetapi melayani,” tambahnya.

Lebih lanjut Kombes Meilina menambahkan Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu(SPKT) adalah potret dari pelayanan Polres Magelang. Standar pelayanan prima kepada masyarakat sudah ada standarnya.

” Masyarakat datang pulang dengan tersenyum, apresiasi(kesan baik) masyarakat menjadi standar pelayanan. Maka dari itu saya minta informasi pelayanan Polri agar dipublikasikan kepada masyarakat melalui media sosial,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan, tTerkait pelayanan publik berbasis teknologi yang terintegrasi dengan instansi lain dirinya menyarankan supaya selalu dikonsolidasikan dengan baik. Dalam penilaian dari internal Kepolisian terdapat empat indikator.

“Indikator tersebut yaitu Komitmen, Standar Pelayanan Prima, Kegiatan Kepolisian Simpatik dan Pendapat Masyarakat Penerima Layanan SIM, SKCK , Reskrim dan SPKT,” terangnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDURNEWS (KLIK DISINI)

Dikatakannya juga,  bahwa kategori penilaian dari tim penilai internal ada tiga kategori,  Turun , Mempertahankan dan Upgrade (naik tingkat) meraih predikat wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM).

Ia berharap Polres Magelang terus berbenah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara prima. Sehingga tugas pokok Polri khusunya di Polres Magelang dapat optimal dan zero komplain.

“Kunci pelayanan terbaik kepada masyarakat adalah masyarakat mengaprsesiasi dan tidak ada komplain terhadap petugas pelayanan,” pungkasnya. (bsn)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: