Gubernur Ganjar Buka Pemeriksaan Corona Gratis di Rumah Sakit Jateng

BNews—SEMARANG— Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menyiagakan tujuh rumah sakit rujukan untuk melakukan pemeriksaan awal indikasi Covid-19 secara gratis. Beberapa rumah sakit itu tersebar dibeberapa daerah seperti Kota Semarang, Surakarta, Purwokerjo, Jepara dan Klaten.

Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tugurejo Semarang Prihatin Iman Nugroho mengatakan, warga yang mengalami gejala flu seperti batuk, demam dan pusing. Serta pernah bepergian ke wilayah terdampak Korona dipersilakan memeriksakan diri ke rumah sakit yang telah ditunjuk.

”Syarat mengakses layanan periksa indikasi Covid-19 cukup dengan membawa kartu identitas diri. Bisa berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) atau tanda pengenal lain yang sah,” jelas Prihatin, Sabtu (21/3).

Masyarakat juga diminta mengisi formulir yang telah disediakan. Setelah mendaftar, petugas medis akan melakukan assessment awal berupa pemeriksan suhu tubuh dan tekanan darah. Lalu ada sesi edukasi tanda seseorang terkena Covid-19 atau flu biasa.

”Kemudian ada tahap pemeriksaan kembali sesuai assessment awal. Ditentukan apakah dia perlu dirawat atau tidak. Datang saja mulai pukul 09.00 sampai 12.00 WIB,” terangnya.

Masih menurut Prihatin, ketika pasien dicurigai memiliki risiko baik dari segi kesehatan maupun riwayat perjalanan, maka akan dimasukkan ke kategori lanjut. Ada tiga kategori setelah warga melakukan assessment. Yakni menjadi Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau tidak termasuk keduanya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik disini)
Loading...

Jika orang tersebut termasuk kategori ODP, maka orang tersebut akan diberi pengarahan untuk melakukan isolasi diri di rumah. Akan tetapi bila dimasukkan dalam kategori PDP dengan perberatan penyakit, maka orang tersebut akan dirawat pada instalasi isolasi.

”Nah, apabila tidak termasuk keduanya (ODP dan PDP), kami berikan edukasi agar menjalani hidup sehat dan silakan pulang,” paparnya.

Terpisah, Direktur Utama (Dirut) RSJD Amino Gondohutomo, dr Alek Jusran mengungkapkan, pihaknya membuka posko Siaga Covid-19 sejak Senin (16/3) yang disediakan gratis. Dr Alek mempersilakan masyarakat, terutama yang memiliki gejala panas, batuk kering, sesak nafas, suhu di atas 37,5 derajat celcius, serta habis bepergian dari daerah yang sudah pernah memiliki kasus Corona untuk mendatangi posko.

”Kunjungan posko mengalami peningkatan kunjungan. Hari pertama buka posko ada 25 orang, hari kedua 53 orang, hari ketiga 125 orang dan dan hari keempat sekitar 137 orang. Jadi respons masyarakat bagus,” ungkapnya.

Sementara itu, seorang warga yang ikut pemeriksaan di posko, Nurani Yuliati, 39, mengaku bersyukur ada antisipasi dari pemerintah. Nurani sebelumnya mendapat arahan dari Pemerintah Kelurahan Sendangguwo yang sedang inventarisasi warga. Utamanya yang baru pulang dari Bali atau luar negeri untuk cek kesehatan di Posko Siaga Covid-19.

”Demi kesehatan bersama, saya lakukan saja. Saya habis dari Bali,” kata warga Gemah Permai Regency Semarang itu.

Sebagai tambahan, tujuh rumah sakit yang melayani pemeriksaan adalah RSUD Tugurejo dan RSJD Amino Gondohutomo Kota Semarang. Kemudian RSUD dr Moewardi dan RSJD Surakarta, RSUD dr Margono Soekarjo Purwokerto, RSUD Kelet Jepara dan RSJD dr RM Soedjarwadi Klaten. (han)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: