Gubernur Gelontor Bangub ke Magelang Rp 32 Miliar, Ini Sebagian Rinciannya

BNews–MUNGKID– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengalokasikan belanja bantuan kepada Pemkab Magelang dan pemerintah desa sebesar Rp 32 miliar ke Pemkab Magelang serta pemerintahan desa. Bantuan itu sudah masuk ke APBD Kabupaten Magelang 2017.
Dalam draft APBD 2017 beberapa penggunaan bantuan gubernur ini diantaranya untuk Peningkatan Jalan Salaman-Kajoran Rp 6 miliar. Kemudian Jalan Kleteran-Dalangan Grabag Rp 4 Miliar.
Kemudian pembangunan irigiasi Musuk Rp 3 miliar.  Pembangunan Agrowisata Ketep Pass Rp 1,5 miliar. Peningkatan Jalan Meteseh Borobudur Rp 5 miliar serta pembangunan lampu penerangan jalan umum Rp 10 miliar.
“Bantuan gubernur ini diberikan supaya proses pembangunan di Kabupaten Magelang semakin cepat mengingat keterbatasan anggaran,” kata Ketua DPRD Kabupaten Magelang Sariyan Adi Yanto.
Dia berharap kegiatan bersumber Bangub ini bisa dimaksimalkan. Seperti pembangunan LPJU yang dilengkapi meterisasi. Sehingga, tidak ada lagi menjadi temuan BPK karena pembayaran Pemkab ke PLN terkait pajak LPJU yang tidak memiliki dasar kuat.
Selain itu, bangub juga dialokasikan untuk peningkatan ketahnan masyarakat di 367 desa sebesar Rp 11 miliar. Operasional Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa Rp 1,8 miliar, rintisan model desa berdikari di Desa Banyuroto Rp 50 juta.
Kemudian jaringan irigasi Desa Wanurejo Borobudur Rp 400 juta, rehab jalan antar Desa Mulosari Desa Kalisalak Salaman Rp 204 juta, jalan tembus desa Ngluwar Rp 140 juta, saluran irigasi Desa Karangtalun Ngluwar Rp 400 juta, betonisasi jalan Panden Baturono Salam Rp 300 juta.
Kemudian, pengerasan jalan Dusun Jombolong Desa Sudimoro Srumbung, Rp 120 juta, Saluran irigasi sungai Gandu Kradenan Srumbung Rp 250 juta, pembangunan talud polengan Srumbung Rp 139 juta, talud jalan candi Tengah Desa Sengi Dukun Rp 200 juta.
Jalan usaha tani Banyuroto Sawangan Rp 70 juta, Talud Jalan Gumuk Sawangan Rp 140 juta.
Selain itu, masih banyak bantuan item yang tersebar di sejumlah desa di Kabupaten Magelang dan tersebar di 21 kecamatan.
“Anggaran sebanyak itu kita bagi-bagi ke kabupaten/kota untuk membangun infrastruktur mulai dari jembatan, jalan serta fasilitas fasilitas lainya. Namun kebanyakan anggaran tersebut digunakan untuk membangun infrastruktur yang bisa dirasakan langsung masyarakat,” terang Sariyan. (bn1)

foto : internet

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: