Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Gunung Andong Magelang Terbakar, 3,67 Hektare Lahan Pinus Dilalap Api

Gunung Andong Magelang Terbakar, 3,67 Hektare Lahan Pinus Dilalap Api

  • calendar_month 1 jam yang lalu

BNews—MAGELANG – Kebakaran lahan terjadi di kawasan Gunung Andong, tepatnya di jalur pendakian via Dusun Temu Kidul, Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Senin (10/8/2026).

Kebakaran melanda lahan vegetasi pinus milik Perhutani di Petak 27A, yang terdiri dari Petak 27 A1 dan 27 A3. Total lahan yang terdampak kebakaran mencapai sekitar 3,67 hektare.

Kapolsek Ngablak AKP Pramono Abdi Wibowo, S.Pd., M.H., membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut. Menurutnya, api diketahui setelah warga melihat kepulan asap dari kawasan Gunung Andong.

Berdasarkan laporan kepolisian, asap awalnya terlihat dari permukiman warga di Dusun Temu Kidul, Desa Jogoyasan. Kondisi angin yang cukup kencang membuat asap dengan cepat membesar sehingga petugas segera melakukan pengecekan ke lokasi.

Petugas basecamp pendakian Gunung Andong via Temu Kidul bersama sejumlah unsur gabungan kemudian melakukan pendakian untuk memastikan sumber asap.

Setelah tiba di lokasi, petugas mendapati kebakaran lahan terjadi di kawasan Petak 27 A1 dan Petak 27 A3.

“Lahan yang terbakar berada di petak 27 A1 seluas 0,82 hektare dan petak 27 A3 seluas 2,85 hektare,” demikian laporan kejadian yang diterima Polsek Ngablak.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Petugas gabungan selanjutnya melakukan upaya pemadaman secara manual. Setelah berjibaku di lokasi, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.40 WIB.

Kapolsek Ngablak AKP Pramono Abdi Wibowo mengatakan, hingga proses pemadaman selesai tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Libatkan Banyak Unsur

“Penanganan kebakaran Gunung Andong melibatkan berbagai unsur. Selain personel Polsek Ngablak, turut diterjunkan personel Samapta, petugas basecamp pendakian, MPA Jogogeni, LMDH Jogoyasan, LPBD Jogoyasan, hingga Polhut RPH Pagergunung,” katanya.

Sejumlah mahasiswa KKN UIN Salatiga, personel Koramil Ngablak, petugas basecamp Gunung Andong dari jalur Pendem dan Sawit, PT Palawi, serta warga Sijaran Pagergunung juga turut membantu penanganan di lokasi.

Kebakaran tersebut diketahui terjadi di lahan milik Perhutani. Kerugian sementara berupa lahan yang terdampak kebakaran, sedangkan korban jiwa dilaporkan nihil.

Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

*Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran lahan di Gunung Andong tersebut masih dalam penyelidikan,” jelasnya.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui sumber api dan faktor yang menyebabkan kebakaran dapat meluas di kawasan vegetasi pinus tersebut.

Polisi juga mengimbau masyarakat maupun para pendaki untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama saat kondisi kawasan dalam keadaan kering dan disertai angin kencang.

Kawasan Gunung Andong sendiri memiliki sejumlah jalur pendakian yang menjadi tujuan wisata alam. Karena itu, kewaspadaan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran menjadi penting untuk menjaga kelestarian kawasan hutan dan keselamatan pendaki. (Bsn)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less