Gus Muwafiq : Cucu Nabi Dipenggal Demi Kekuasaan Khalifah

BNews—MUNGKID— Peringatan Tahun Baru Hijriah 1441 H di gelar di Lapangan Drh Soepardi Kota Mungkid, tadi malam. Pengajian yang dihadiri ribuan jamaah itu menghadirkan Kh Ahmad Muwafiq atau yang akrab disapa Gus Wafiq.

Selain pengajian akbar, kegiatan peringatan Muharram juga dimeriahkan dengan rebana kolosal yang diikuti oleh 372 grup rebana se Kabupaten Magelang. Juga pentasyarufan 1700 anak yatim oleh Baznas Kabuten Magelang.

“Group Sholawatan Rebana dari desa-desa di Kabupaten Magelang yang ada 372 desa ditambah 20 group dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magelang yang juga hadir dalam pengajian akbar ini,” ucap Ketua Panitia kegiatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Magelang, Mad Sabitul Wafa,

Dia menyampaikan, terdapat kenaikan jumlah pentasyarufan kepada anak yatim piatu, yang mana tahun 2018 terdapat 1.000 bantuan tali asih, tahun 2019 ini menjadi 1.700 santunan anak yatim piatu.

Gus Muwafiq dalam ceramahnya menyampaikan sejarah Bulan Muharram atau yang orang jawa dikenal sebagai Bulan Suro. Dimana, bulan ini menjadi salah satu saksi sejarah kelam agama islam.

Bagi kalangan Syi’ah dan sebagian Sufi merupakan hari berkabungnya atas kesyahidan Husain bin Ali, cucu dari Nabi Muhammad SAW pada Pertempuran Karbala tahun 61 H (680). “Bulan Suro sebenarnya memiliki sejarah yang besar bagi perjalanan Islam di dunia, tepatnya pada 10 Muharram,” ungkapnya.

Lanjut Gus Muwafiq, peristiwa kelam karena kepentingan politik, Cucu Nabi Husein bin Ali dipaksa untuk mengakui kekuasaan Khalifah Yazid bin Muawiyah. Bahkan Husein terbunuh dan dipenggal kepalanya.

“Ini menjadi pelajaran bagi kita semua sejarah mencatat pertarungan di masa Khilafah dulu itu sampai mengorbankan nyawa seorang Cucu Nabi SAW. Sangat mengerikan pertarungan kekuasaan di masa khilafah dulu. Mereka tidak segan membunuh cucu Nabi demi kursi khalifah,” ujarnya. (bn1/wan)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: