Harga Cabai Tembus Rp 100 Ribu/Kilo Di Sejumlah Daerah, Mendag : “Tidak Apa-Apa, Sekali-Sekali”
- calendar_month Rab, 8 Nov 2023

Cabai rawit. (foto: ist)
BNews-JOGJA- Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengamati bahwa harga cabai rawit merah telah mencapai Rp100 ribu per kilogram di beberapa daerah. Menurutnya, hal ini merupakan fenomena yang terjadi dari waktu ke waktu untuk membantu petani.
“Tidak apa-apa jika harganya naik sekali-sekali,” katanya di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Senin (6/11/2023), sebagaimana yang dikutip oleh Antara.
Menurut Zulkifli, kenaikan harga jual cabai rawit di pasaran beberapa kali dalam setahun tidak masalah.
Hal ini dilakukan dengan tujuan membantu petani agar tidak mengalami kerugian yang terlalu besar, sehingga mereka tidak perlu menjual tanah atau lahan pertaniannya demi bertahan hidup.
“Jika harganya naik beberapa kali dalam setahun, itu tidak apa-apa karena jika harganya terlalu murah, para petani akan menjual tanah mereka,” imbuhnya.
Zulkifli juga mencontohkan situasi yang terjadi pada komoditas pertanian lainnya, seperti bawang merah.
Beberapa waktu yang lalu, harga bawang merah anjlok drastis hingga mencapai Rp16 ribu per kilogram, yang menyebabkan; sebagian petani kesulitan membayar utang di bank dan akhirnya terpaksa menjual tanah mereka.
DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)
“Beberapa waktu lalu, harga bawang merah mencapai Rp16 ribu. Sungguh kasihan bagi petani, mereka terpaksa menjual tanahnya karena tidak bisa membayar utang di bank,” ujarnya.
Data dari situs resmi Badan Pangan Nasional menunjukkan bahwa harga rata-rata cabai rawit merah secara nasional; mengalami peningkatan signifikan dalam satu minggu terakhir. Harga cabai rawit merah naik dari Rp66.920 menjadi Rp70.480 per kilogram pada Senin (6/11).
Bahkan, pada pertengahan Oktober 2023, harga cabai rawit merah di beberapa daerah, seperti di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo; mengalami lonjakan drastis hingga mencapai Rp100 ribu per kilogram. (*)
About The Author
- Penulis: BNews 2





Saat ini belum ada komentar