Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Heboh! Hakim MK Arsul Sani Dilaporkan ke MKD Terkait Dugaan Ijazah Palsu

Heboh! Hakim MK Arsul Sani Dilaporkan ke MKD Terkait Dugaan Ijazah Palsu

  • calendar_month Sen, 17 Nov 2025

BNEWS—NASIONAL— Kasus dugaan ijazah palsu yang menyeret hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Arsul Sani resmi dilaporkan ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Laporan tersebut dilayangkan oleh Aliansi Masyarakat Pemantau Konstitusi (AMPK) pada Senin (17/11), dengan harapan MKD segera menindaklanjuti temuan dan isu terkait keaslian ijazah Arsul.

Koordinator AMPK, Betran Sulani, menyebut laporan ini penting untuk memastikan adanya pemeriksaan menyeluruh oleh MKD.

“Kami berharap melalui MKD DPR bisa menindaklanjuti dan melaksanakan tugasnya apakah ada dugaan-dugaan atau indikasi melanggar kode etik,” ujarnya.

Dalam laporan tersebut, pihak teradu adalah lima pimpinan Komisi III DPR periode 2019–2024.

Mereka adalah Herman Hery (PDIP), Adies Kadir (Golkar), Ahmad Sahroni (NasDem), Mulfachri (PAN), dan Desmond J Mahesa (Gerindra).

Kelimanya dinilai bertanggung jawab atas proses seleksi serta uji kelayakan terhadap Arsul sebagai hakim MK usulan DPR.

CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)

Pokok aduan AMPK menyebut adanya dugaan pelanggaran kode etik terkait kelalaian konstitusional dalam proses fit and proper test.

“Laporan dugaan pelanggaran kode etik atas kelalaian konstitusional dan perbuatan tidak profesional oleh pimpinan dan anggota Komisi 3 DPR dalam proses fit and proper test terhadap calon hakim MK, mengakibatkan lahirnya putusan kelembagaan yang cacat hukum,” demikian bunyi laporan.

Dalam aduan tersebut, AMPK turut melampirkan sejumlah bukti, antara lain tangkapan layar biodata Arsul, informasi dugaan skandal kampus yang dikaitkan dengan Arsul Sani, serta tangkapan layar berisi desakan publik agar ia diperiksa.

Sebelumnya, Arsul Sani telah membantah tudingan pemalsuan ijazah yang dilaporkan oleh AMPK. Arsul menyatakan bahwa dirinya menjalani; wisuda doktoral pada 2022 di Warsaw Management University (WMU), Warsawa, Polandia. Wisuda tersebut turut dihadiri Duta Besar Indonesia saat itu, Anita Lidya Luhulima.

“Nah, di wisuda itulah kemudian WMU juga mengundang Ibu Dubes Indonesia di kota Warsawa Ibu Anita Lidya Luhulima dan kemudian kami hadir, ini foto-foto wisudanya juga. Ada di sanalah diberikan ijazah asli itu, ijazah asli ini kemudian ini foto dengan Ibu Anita Lidya Luhulima Dubes RI di Polandia,” ujar Arsul, mengutip detikcom, Senin (17/11). (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less