Heboh! Maling Tempe Sepanjang 2 Meter di Magelang Terekam CCTV

BNews—BOROBUDUR— Dua orang pencuri terekam kamera pengawas atau CCTV saat mengambil tempe berbungkus plastik sepanjang dua meter, Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Menowo, Kota Magelang. 

Video aksi dua maling ini yang terekam CCTV ini diunggah akun Borobudur News, @borobudurnews, pada Rabu (23/2). Dalam rekaman video berdurasi 29 detik tersebut, dua orang mengendarai motor matik mengambil tempe sepanjang dua meter yang tengah di jemur di luar rumah seseorang.

”Dua pemotor diduga mencuri tempe di kawasan Menowo, Kota Magelang,” tulis narasi dalam video yang diunggah. Hingga berita ini ditulis, video tersebur sudah ditonton lebih dari 16 ribu tanyangan dan 90 komentar.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Serayu Menowo, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang. Sedikitnya ada 26 potong tempe yang dijemur di pinggir jalan.

Sebelum melancarkan aksinya, pembonceng menoleh ke belakang untuk memastikan kondisi aman dan tidak ada warga sekitar arau pengendara yang melihat. Dirasa aman, denhan santai, a kemudian mengambil tempe dan dikalungkan ke pengemudi motor.

Tidak puas, pembonceng lalu mengambil tempe kedua dan dikalungkan ke lehernya. Kedua pelaku kemudian menggeber motor usai mengambil dua buah tempe sepanjang dua meter tersebut.

Pemilik tempe yang dicuri yang tak lain adalah korban, Dasipah, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku, tidak mengetahui detik-detik pencurian tempe miliknya.

”Saya tahunya ketika akan diangkat (dari jemuran) seperti ada yang kurang. Karena terjadi hal aneh, saya kemudian memutar rekaman video CCTV. Ternyata dicuri. Kejadian sekitar pukul 00.00WIB,” kata dia, Jumat (26/2).

Dasipah menjelaskan,  tempe berwarna putih tersebut memiliki panjang sekitar dua meter. Sementara harga pertempe ditaksir mencapai puluhan ribu rupiah.

”Yang hilang segini panjang (dua meter). Yang bonceng ngambil terus dikalungkan di depan, yang satu dikalungkan. Harga satu Rp45ribu. Itu sebenarnya dipotong-potong baru dijual di Pasar Gotong Royong,”tuturnya.

Suami Dasipah, Tamsuri menambahkan, semenjak dipasang CCTV pada setahun yang lalu, baru kali ini kejadian pencurian. Pencurian tersebut terjadi sekitar, Senin malam (22/2) malam.

”CCTV dipasang sudah setahunan ya baru kali ini kejadian,” terangnya.

Terpisahterpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Magelang Kota R Fidelis Purna Timoranto mengaku belum menerima laporan soal pencurian tempe tersebut. Namun, pihaknya berjanji akan mengonfirmasi peristiwa itu.

”Belum dapat (laporan). Secara penyidikan kita belum dapat laporan. Mungkin korbannya juga belum laporan.’Apakah TKP-nya di Kota Magelang, kita belum tahu’,” tuturnya.

”Kami akan melakukan pengecekan kebenarannya,” imbuh Mantan Kapolres Demak ini, tegas. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: