Heboh Pernikahan Anak di Lombok: Siswi SMP dan Remaja SMK Gelar Nyongkolan Meriah
- calendar_month Ming, 25 Mei 2025

Tangkap layar video iringan pengantin alias Nyongkolan di Lombok Tengah viral antara seorang siswi kelas 1 SMP berinisial YL dan siswa kelas 1 SMK berinisial RN
Ia pernah terlibat perkelahian dan bahkan dilempari barang oleh petugas keamanan sekolah. Namun, saat ditanya mengenai kelanjutan pendidikannya maupun pendidikan YL, RN tidak memberikan jawaban pasti.
Pihak keluarga, khususnya orang tua YL, berharap agar pasangan muda ini mendapatkan pendampingan psikologis setelah resmi menikah.
Video iringan pengantin remaja ini viral usai diunggah oleh akun Facebook @Diyok Stars dan telah ditonton lebih dari 2,1 juta kali.
Video tersebut memperlihatkan YL dan RN mengikuti tradisi Nyongkolan, yakni iring-iringan pengantin khas suku Sasak yang diiringi oleh Gendang Beleq dan musik Kecimol.
Dalam prosesi tersebut, pasangan pengantin juga menaiki patung kuda Sasak atau jaran kamput.
Yang menarik perhatian publik adalah aksi YL yang tampak joget-joget dan marah-marah selama prosesi, sehingga semakin memantik reaksi dari warganet.
Kepala Desa Sukaraja, Lalu Januarsa Atmaja, membenarkan bahwa pengantin pria adalah warganya. Ia menjelaskan bahwa tiga minggu sebelum pernikahan yang viral, keduanya sempat melakukan tradisi kawin culik.
CEK BERITA UPDATE LAINNYA DISINI (KLIK)
“Dia sempat mau menikah dulu, 3 minggu sebelum kejadian ini. Nah pada pernikahan pertama ini sudah kita upayakan terjadi pembelasan (pemisahan) oleh Kadus dan kita berhasil melakukan pemisahan keduanya,” jelas Lalu Januarsa.
Namun tiga minggu kemudian, RN kembali membawa kabur YL ke Pulau Sumbawa selama dua hari dua malam tanpa sepengetahuan keluarga kedua belah pihak.
“Karena orang tua/wali perempuan ndak ngasih dia (dilakukan pemisahan). Dia ndak mau nerima kembali anak perempuannya. Alasan orang tua mempelai wanita karena memang anaknya sudah dua hari dua malam dibawa itu,” tambahnya.
Menurutnya, pemerintah desa sudah dua kali … KLIK DISINI UNTUK LANJUT MEMBACA
About The Author
- Penulis: Marisa Oktavani





Saat ini belum ada komentar