Hendak Antar Barang Haram Ke Magelang, Warga Sleman Diringkus Polisi

BNews—SLEMAN—Seorang kurir sabu-sabu diamankan jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda DIY. Di wilayah Sleman dekat Sindu Kusuma Edupark (SKE) saat akan mengantar barang itu ke wilayah Magelang pada Jumat (29/6/2020).

Diketahui pelaku berinisial RA, 25, warga Mlati Sleman Yogyakarta. Dari tangannya, petugas berhasil mengamankan Sabu dengan berat 22,72 gram.

“RA ini mendapat barang haram dari bandarnya yang masih DPO (Daftar Pencarian Orang). Dia diperintah mengantar ke Magelang. Sambil menunggu perintah, pelaku menunggu di dekat SKE itu,” Kata Ditresnarkoba Polda DIY Kombes Pol Ary Satriyan, kemarin (22/6/2020).

Kepada petugas, RA mengaku baru pertama kali melakukan pekerjaan kurir narkoba. Ia tergiur dengan upah dari pekerjaanya yakni Rp 500 ribu.

”Saat penangkapan, RA datang bersama BP,25, asal Condongcatur, Depok, Sleman. Polisi langsung melakukan penyelidikan terhadap BP lalu mendatangi rumahnya,” papar Ary.

Dia menjelaskan,dari hasil penyelidikan dirumah BP, petugas berhasil menemukan 121, 64 gram tembakau gorila dan pil Trihexyphenidyl sebanyak 2.300 butir. Menurut pengakuan BP, dirinya membeli obat terlarang itu melalui online.

 “BP menjual obat berbahaya, setiap sepuluh butir pil Trihexyphenidyl dijual Rp 250 ribu,” jelas Ary.

Loading...

Akibat perbuatannya, RA dikenakan pasal 112 ayat 2 atau pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun penjara dengan denda Rp 800 juta paling banyak Rp 8 miliar.

Sedangakan BP dikenakan pasal 112 ayat 2 atau pasal 127 ayat 1 huruf a UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan pasal 196 UU RI Nomor tentang Kesehatan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 1 miliar.(*/mta)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: