Breaking News
light_mode
Beranda » Berita Utama » Tragedi Mutilasi Di Semarang, Pisau Dapur Digunakan Pelaku Untuk Potong-Potong Tubuh Korban

Tragedi Mutilasi Di Semarang, Pisau Dapur Digunakan Pelaku Untuk Potong-Potong Tubuh Korban

  • calendar_month Kam, 28 Jul 2022

BNews–JATENG-– Kepolisian mendapat beberapa fakta terkait mutilasi seorang wanita di Kabupaten Ungaran, Jawa Tengah. Satu diantaranya yakni korban dimutilasi pelaku menggunakan pisau dapur.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan Korban mutilasi yakni Kholidatulnnimah (24) warga asal Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal. Sementara, pelakunya yakni pacarnya yang berinisial IS (32) yang juga warga asal Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal.

“Pelaku memutilasi korban menggunakan pisau dapur. Tubuh korban dimutilasi jadi 11 bagian,” kata Irjen Luthfi, saat jumpa pers, di Markas Polres Semarang, Selasa (26/7/2022).

Peristiwa sadis itu berawal saat korban dan pelaku cekcok di sebuah kamar kos di Jalan Soekarno Hatta, Kabupaten Semarang, Sabtu 16 Juli 2022 malam. Saat itu korban bertanya kepada pelaku yang tidak bekerja. Hal itu ternyata membuat sakit hati pelaku.

Selanjutnya pada Minggu 17 Juli 2022 dinihari pelaku mencekik korban hingga tewas. Usai tewas, korban dimutilasi pelaku.

“Usai meninggal, jenazah korban dibawa pelaku ke kamar mandi untuk dipotong potong pakai pisau dapur. Pemotongan pertama, tubuh korban dipotong jadi tiga bagian yaitu lutut, pangkal paha yang dimasukkan ke dalam plastik, dan paginya potongan tubuh itu dibuang di dekat salah satu pabrik di Soekarno Hatta,” jelasnya.

Tubuh korban pun masih tersisa. Pemotongan tubuh korban berlanjut hingga Senin dan Selasa (18 dan 19 Juli 2022).

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (KLIK DISINI)

“Senin malam pelaku memotong tangan korban sampai usus, jeroan dan lain lain. Jeroan dibuang ke kloset kamar mandi. Senin sore pelaku juga memotong tubuh korban bagian kaki, paha. Tubuh ini diplastik dan dibuang ke sungai Wonoboyo bergas,” terang dia.

Kemudian hari Selasa, pelaku memotong kepala korban. Kepala ini dibuang didekat restoran Cimory.

“Setelah memotong-motong tubuh korban, pelaku membuang pisau dapurnya. Pelaku terancam pasal pembunuhan langsung,”

Pelaku IS, mengaku nekat memutilasi korban karena panik. “Saya tega (mutilasi) karena sakit hati (dengan korban). Saya mutilasi korban karena bingung. Kalau tubuh korban masih utuh saya bingung sekali,” (*)

About The Author

  • Penulis: BNews 2

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less