Hii.. Mobil Kuno PMI Sleman Ini Dijaga Belasan Roh Halus

BNews—SLEMAN— Palang Merah Indonesia (PMI) tak jarang menjadi garda terdepan dalam aksi sosial kemanusiaan. Mulai dari pelayanan kesehatan hingga penanganan bencana.

Selain sumber daya manusia, peralatan operasional hingga alat transportasi juga harus tersedia untuk memudahkan kinerja. Bicara armada transportasi, PMI Kabupaten Sleman memiliki satu unit kendaraan kijang kotak. Usianya sudah 28 tahun.

Mobil berwana cokelat ini menjadi saksi bisu dan telah menemani perjalanan pengabdian selama kurang lebih 28 tahun. Bahkan, sampai sekarang mobil keluaran pabrik Toyota ini masih digunakan relawan PMI dalam menjalankan tugas.

”Kijang coklat ini didatangkan ke PMI Sleman pada 1992 silam. Senior kami membawa dari Jakarta sebagai armada pembantu kinerja petugas,” tutur Humas Satuan Tugas Covid-19 PMI Sleman Septiadi Pitianta.

Adi mengenang, mobil kijang ini pertama kali beroperasi saat erupsi Gunung Merapi 1994. Waktu itu, mobil ini sangat dibutuhkan. Utamanya dimanfaatkan menjadi mobil ambulans.

DPD PKS Magelang Ramadhan

”Karena kami belum punya banyak armada, ambulans pun tidak ada. Sehingga memanfaatkan kijang coklat ini,” kenangnya.

Saat erupsi, mobil tua ini sempat mengevakuasi 12 jenazah korban erupsi Merapi. ”Jadi dimasukkan ke dalam mobil. Dulunya belum seperi itu (tidak ada bak),” ucapnya.

Adi mengungkapkan mobil kijang yang nyaris tiga dekade menemani ini ternyata memiliki penunggu. Dirinya baru mengetahui ketika ada pendonor yang datang ke kantor. Namun sebelum mendonorkan darah, ia sempat berjalan-jalan disekitar kantor dan melihat kijang tersebut.

”Setelah melihat itu, dia mengapresiasi dan mengatakan ’mobil njenengan bagus, yang jaga 12 orang baik-baik semua, joss’. Dari kata bapak tersebut saya masih teringat bahwa 2010 saat erupsi Gunung Merapi, mobil ini sangat kuat,” ungkapnya.

DOWNLOAD APLIKASI BOROBUDUR NEWS (Klik disini)

Beberapa sisi catnya sudah mengelupas semakin menunjukkan umurnya yang tak lagi muda. Meski begitu, mobil ini seakan tak mau menyerah dimakan usia.

Armada yang telah ditambahkan lampu strobo dan pengeras suara ini cukup unik. Saat digunakan untuk bekerja tak ada masalah. Namun sering macet saat digunakan untuk berjalan-jalan.

”Jika diajak dolan, mau distarter beberapa kali tidak segera menyala. Namun saat diajak untuk berkerja atau ada emergensi, sekali starter rasanya seperti Fortuner,” kelakar ayah tiga anak itu.

Masih menurut dia, mobil berwarna cokelat tentara itu terbilang sangat kuat. Bahkan diceritakan, mobil tersebut pernah membawa personel PMI Sleman yang baru saja bertugas ke Merapi.

Saat perjalanan, jarum speedometer bensin sudah menunjukkan titik merah, namun armada tersebut tetap melaju tanpa halangan.

”Tapi kami tetap tancap gas. Kami juga tidak tahu apakah meterannya yang rusak atau memang masih ada sisa bensin di dalam tangki,” pungkasnya. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: