Ini Penjelasan BPPTKG Terkait Guguran Magma Merapi Semalam

BNews—JOGJA—Terjadinya guguran merapi pada Minggu malam sekitar pukul 19.08 wib terpantau dari CCTV Balerante di bukaan kawan di hulu kali Gendol Sleman (16/12).  Tampak lelehan lava magma berwarna merah meluncur ke bawah.

 

Alzwar salah satu petugas BPPTKG Yogyakarta mengatakan bahwa luncur dengan jarak 300 meter. “Guguran tersebut masih dinilai intensitasnya rendah,” katanya pagi ini (17/12).

Advertisements
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});


 

“Rekaman visual guguran lava magma merapi juga terekam dari stasiun cctv Deles Klaten,” imbuhnya.

 

Dari kejadian tersebut Alzwar menyampaikan beberapa rekomendasi yang dikeluarkan BPPTKG. “Pertama masyarakat dihimbau untuk tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, kedua masyarakat di Kawasan Rawan Bencana III dihimbau untuk terus mengikuti informasi pertumbuhan kubah dan guguran lava dan Jarak Radius 3 km dari puncak Gunung Merapi agar dikosongkan dari aktifitas penduduk,” tandasnya.


 

Sementara itu salah satu warga di sisi barat daya Merapi di wilayah Kecamatan Dukun Kabupaten Magelang, Slamet mengungkapkan tidak melihat kejadian tersebut sama sekali. “Saya tidak bisa melihat lelehan lava akibat guguran tersebut karena terjadi di sisi selatan Merapi, dan tanda-tanda lain seperti suara juga tidak terdengar dari sisi barat,” katanya.

 

“Untuk aktivitas masyarakat lereng merapi disini juga berjalan seperti biasa,” pungkasnya. (bsn)

 

KLIK : VIDEO LUNCURAN LAVA PIJAR ATAU MAGMA AKIBAT GUGURAN DI MERAPI

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: