Jadwal New Normal Pondok Pesanten di Magelang

BNews—MAGELANG— Sejumlah lembaga pendidikan agama di Kabupaten Magelang sudah mulai dipersiapkan untuk kembali beraktifitas. Termasuk diantaranya pondok pesantren.


Di Kabupaten Magelang, santri dijadwalkan kembali ke pondok pada 20 Juni mendatang. Mereka akan melewati serangkaian tes kesehatan.

Mulai dari kedatangan. Para santri tidak akan datang beraamaan secara sekaligus. 
Namun, mereka akan datang secara bertahap. Dengan  penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Di Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Tegalrejo, Kabupaten Magelang mislanya. Pihak pondok pesantren sendiri telah melakukan konsultasi dengan berbagai pihak.

Diantaranya dengan provinsi, Rabithah Maahid Islamiyah (RMI), termasuk dengan gugus tugas dan pemerintah daerah, soal masuknya kembali santri ini. Mereka dipersilahkan masuk, tapi dengan menerapkan protokol kesehatan.


Pengasuh Ponpes API, KH Muhammad Yusuf Chudlori, mengatakan, penerapan protokol kesehatan pun mulai diberlakukan. Sebelum mereka kembali, mereka mesti membawa persyaratan-persyaratan yang wajib dipenuhi.

Loading...

Diantaranya surat keterangan telah melakukan karantina mandiri selama 14 dari RT setempat.Mereka juga mesti memeriksakan kesehatan di puskesmas dan mendapatkan surat keterangan sehat.

“Mereka wajib karantina mandiri 14 hari dan dibuktikan dengan surat dari RT. Kemudian mereka wajib memeriksakan kesehatan mereka di puskesmas, dibuktikan dengan surat keterangan sehat. Itulah nanti yang menjadi bekal anak-anak berangkat ke pesantren,” ujar Gus Yusuf.

Keberangkatan para santri dikoordinasikan oleh para alumni di daerah masing-masing.Mereka kembali ke pondok dengan bus, tidak dengan kendaraan umum.

Protokol kesehatan saat keberangkatan seperti mengenakan masker dan physical distancing juga diterapkan.


“Keberangkatan ke Tegalrejo dikoordinir oleh organisasi alumni-alumni di daerah. Santri dikoordinir secara rombongan menggunakan bus dan tetep menjalankan protokol kesehatan,” kata Gus Yusuf.

Sesampainya di pondok pesantren, para santri akan diperiksa surat-suratnya dan dicek suhu badannya dengan thermo gun.


Para santri yang memiliki suhu badan di atas normal tidak dapat masuk ke pesantren.Santri dengan gangguan kesehatan diisolasi terlebih dahulu. (her/wan)

2 Comments
  1. Penikmat Tulisan says

    Maaf min, dalam kebahasaan dan penulisan diperhatikan. Sebab itu akan menjukkan profesionalisas kalian. Jika tidak diperhatikan, akan membuat orang males baca. kasih.

  2. Penikmat Tulisan says

    Profesionalitas maksudnya

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: