Aji-Windarti Manfaatkan Teknologi dan Tatap Muka, Aziz-Mansyur Door to Door

BNews—MAGELANG—KPU Kota Magelang menggelar Deklarasi Kampanye Damai dan Penandatanganan Nota Kesepakatan Kampanye Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Magelang Tahun 2020. Acara ini digelar di Atria Hotel Magelang, Sabtu (3/10/2020).

Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron mengatakan pilkada kali ini memiliki perbedaan dengan pagelaran sebelumnya. Karena dilaksanakan di tengah pandemi Covid-19. Termasuk pada tahapan kampanye Pilwalkot Magelang.

”Pada tahapan kampanye, ada berbagai pembatasan dan tetap mengutamakan protokol kesehatan,” kata dia, Sabtu (3/10/2020).

Dia menjelaskan, pihaknya juga terus melakukan komunikasi dengan tim masing-masing paslon agar tahapan kampanye dapat berjalan tertib, adil dan meminimalisir pelanggaran. ”Hasil koordinasi tersebut tertuang pada nota kesepakatan yang ditanda tangani berbarengan dengan deklarasi damai hari ini,” jelasnya.

Paslon nomor dua, Aji Setyawan-Windarti Agustina mengatakan bahwa kampanye yang  akan mereka laksanakan tetap merujuk pada protokol kesehatan. ”Ya (kampanye) dengan protokol kesehatan,” kata Aji.

”Disamping sesuai aturan yang berlaku, kita gunakan inovasi masing-masing. Contohnya berdialog dengan masyarakat tidak harus dengan tatap muka, bisa dengan daring,” ujar Windarti.

Download Aplikasi Borobudur News (Klik Disini)
Loading...

Lebih lanjut, Windarti mengatakan kampanye yang akan dilakukannnya yakni dengan memanfaatkan media sosial. Meski nantinya tetap akan mengadakan tatap muka dengan masyarakat.

”(Tatap muka) masih dan ini penting. Malah mereka yang mengundang kita. Ada warga yang pengen kenalan, pengen ketemu,” jelas dia.

”Kalau anak-anak muda tanyanya melalui pesan whatsapp atau direct massage. Tapi kalau yang sepuh harus kita bertemu langsung. Istilahe wong tua iku kudu di sowani gitu lho (istilahnya orang tua itu harus di datangi-red),” lanjut Aji.

Sementara itu, paslon nomor satu, Muchamad Nur Aziz- M Mansyur mengatakan mereka akan melakukan kampanye dengan daring dan tatap muka. ”Untuk daring, kita sedang menyiapkan tapi utamanya kita door to door,” kata Aziz.

”Melakukan door to door itu untuk memperkenalkan diri dan kulo nuwun (permisi-red) kepada yang punya Magelang. Tidak kumpul tapi kita datangi satu per satu. Jumlah warga kota Magelang kan tidak terlalu banyak jadi mudah-mudahan bisa tercapai,” pungkasnya. (mta)

Kaos Deglang

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: