Kabar Baik, Vaksin Covid-19 Asli Indonesia Siap ’Disuntikkan’ Awal 2022

BNews—NASIONAL— Vaksin Covid-19 ’Merah Putih’ diproyeksikan diperoleh pada akhir 2021 dan didistribusikan pada awal 2022. Kabar baik ini disampaikan Koordinator Tim Pakar sekaligus Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Nasional Wiku Adisasmito.

Menurut Wiku, vaksin karya Anak bangsa tersebut akan dikembangkan oleh enam perguruan tinggi dan lembaga penelitian terkemuka di Indonesia.

Harapannya, bibit vaksin itu dapat diserahkan kepada PT Bio Farma pada 2021. Selanjutnya Bio Farma akan melakukan uji klinis tahap 1 sampai dengan 3.

”Jika seluruh tahapan uji klinis berjalan dengan baik, maka izin edar diproyeksikan diperoleh pada akhir tahun 2021 dan akan didistribusikan pada awal tahun 2022,” ujar Wiku dikutip Borobudur News dalam laman resmi #SatgasCovid19.

Ia mengatakan, program vaksinasi sangat bergantung pada proses pengembangan vaksin yang akan digunakan. Saat ini, berbagai kandidat vaksin digunakan pada tahap uji klinis untuk memastikan keamanan, efektivitas dan dosis aman yang dapat digunakan.

”Sesuai yang sudah disampaikan presiden, kami berharap vaksinasi massal dapat dilakukan secepatnya jika vaksin sudah siap,” katanya.

Namun, sambil menunggu vaksin covid tersedia, #SatgasCovid19 mengajak masyarakat untuk tetap patuh menerapkan protokol kesehatan 3M. Tujuannya untuk menekan laju penyebaran pandemi.

Protokol kesehatan 3M yang terdiri atas #memakaimasker secara benar, #mencucitangan dengan sabun dan #menjagajarak aman. Dan diyakini sebagai langkah preventif dan efektif untuk mencegah penularan virus.

Selain itu, saat ini juga dilakukan uji klinis tahap 3 terhadap kandidat vaksin covid dari Sinovac. Pada uji klinik tersebut, tidak ditemukan Gejala Ikutan Paska Imunisasi (KIPI).

Dari uji klinis terhadap 1.620 relawan yang dilakukan beberapa waktu lalu di Universitas Padjajaran, Bandung, Jawa Barat, ditemukan gejala ringan. Mulai dari gejala ringan seperti nyeri dan pegal-pegal otot pada bekas suntikan.

”Tidak ditemukan efek samping serius dari vaksin maupun vaksinasi,” ungkapnya.

Oleh karena itu , Satgas Covid-19 akan terus memantau perkembangan uji klinis dan perkembangan status kehalalannya. Pemerintah juga berupaya agar program vaksinasi dapat segera berjalan. (han)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: