Kabur dari Panti Asuhan, Santri 16 Tahun Malah Diperkosa Tukang Ojek

BNews—NASIONAL— Seorang santriwati yang masih dibawah umur kabur dari panti asuhan karena berselisih dengan temannya. Namun nahas, di jalan gadis 16 tahun itu bertemu pria hidung belang dan memperkosanya.

Kasus rudapaksa ini terjadi di Kabupaten Lamongan. Sementara pelaku persetubuhan anak di bawah umur merupakan tukang ojek bernama Sueb, 39.

Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yoan Septi Hendri mengatakan, kronologi pemerkosaan bermula ketika korban berinisial LK meminta tolong kepada pelaku. Dimana korban minta diantarkan ke sebuah tempat.

Namun di tengah perjalanan, pelaku malah membelokkan motor dan membawa korban ke rumah tersangka. ”Di dalam rumahnya itu, korban mengaku telah disetubuhi pelaku,” kata Yoan Septi, Jumat (30/7).

Parahnya setelah diperkosa, korban ditelantarkan begitu saja di pinggir jalan. Korban kemudian berjalan kaki dan ditolong oleh warga.

Selanjutnya korban dibawa ke Mapolsek Sugio. Di sana, ia lalu menceritakan pemerkosaan yang dialaminya.

”Melihat hal itu pihak polisi lalu menghubungi salah satu pengurus panti untuk menjemput korban dan membawanya ke panti,” terangnya.

Belakangan diketahui, korban merupakan santriwati panti asuhan yang kabur karena berselisih dengan temannya. Saat di dalam perjalanan itulah, ia bertemu dengan tukang ojek dan meminta untuk diantarkan ke sebuah tempat.

”Pelaku mengaku menyetubuhi korban sekali di rumahnya,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) dan atau Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014. Tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. (ifa/han)

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

%d blogger menyukai ini: